Pasal 85
Orang Kanaan bangkit untuk berperang melawan Yisrael. Bileam dipanggil untuk mengutuk Yisrael. Yisrael berzinah dengan kaum perempuan Moab. Tulah Yahweh atas Yisrael.
1. Dan raja Arad1 orang Kanaan, yang tinggal di selatan, mendengar bahwa orang Yisrael telah datang karena mengirim mata-mata. Dia menyusun pasukannya untuk berperang melawan orang Yisrael.
2. Bani Yisrael sangat gentar kepadanya, karena dia memiliki tentara yang sangat besar dan kuat. Maka bani Yisrael memutuskan untuk kembali ke Mesir.
3. Bani Yisrael berbalik kira-kira sejauh tiga hari perjalanan jauhnya hingga ke Moseroth2 Bene Yaaqan 3 , sebab mereka sangat gentar terhadap raja Arad.
4. Bani Yisrael tidak mau kembali ke tempat mereka, dan tetap tinggal di Bene Yaaqan selama tiga puluh hari.
5. Ketika anak-anak Levi melihat bahwa bani Yisrael tidak mau berbalik, mereka cemburu demi Yahweh. Mereka bangkit dan berperang melawan orang Yisrael saudara mereka, dan membunuh daripadanya banyak orang, dan memaksa mereka kembali ke tempat mereka, Gunung Hor.
6. Ketika mereka kembali, raja Arad masih terus menyusun pasukannya untuk berperang melawan orang Yisrael.
7. Maka Yisrael mengikrarkan sumpah, katanya, "Jika Engkau menyerahkan orang-orang ini ke dalam tanganku, maka aku akan menghancurkan kota-kota mereka hingga musnah."
8. Dan Yahweh mendengarkan seruan Yisrael. Dia menyerahkan orang Kanaan ke dalam tangan mereka. Dia menghancurkan mereka dan kota-kotanya hingga musnah. Dan Dia menyebut nama tempat itu Chormah4 .
1 Arad: keledai liar (Bil 21:1)
2 Moseroth (atau Moserah): ikatan (Bil 33:31)
3 Bene Ya'aqan: anak laki-laki yang berbelit-belit (Bil 33:31)
4 Chormah (Horma): kesetiaan, ketaatan, bakti (Bil 21:3) 362
9. Bani Yisrael berjalan dari Gunung Hor dan memasang kemahnya di Oboth1 . Mereka berjalan dari Oboth dan berkemah di Iye-ha'abarim2 , di perbatasan Moab.
10. Bani Yisrael mengirim pesan kepada Moab, katanya, "Biarkanlah kami sekarang melintasi negerimu ke tempat kami." Tapi bani Moab tidak mengijinkan bani Yisrael melintasi negeri mereka, karena bani Moab sangat takut jika bani Yisrael akan melakukan kepada mereka seperti yang telah diperbuat Sihon raja orang Amori kepada mereka, yang telah merampas negeri mereka dan membunuh banyak orang dari mereka.
11. Karena itu Moab tidak mengijinkan orang Yisrael melintasi negerinya. Dan Yahweh memerintahkan bani Yisrael, firmanNya, "Engkau tidak boleh berperang melawan Moab," maka orang Yisrael menyingkir dari Moab.
12. Bani Yisrael berjalan dari perbatasan Moab, dan mereka tiba di sisi lain dari Arnon3 , perbatasan Moab, antara Moab dan orang Amori. Dan mereka memasang kemahnya di perbatasan Sihon, raja orang Amori, di padang gurun Qedemoth4 .
13. Bani Yisrael mengirim para utusan kepada Sihon5 , raja orang Amori, katanya,
14. "Biarkanlah kami berjalan melintasi negerimu, kami tidak akan menyimpang ke ladang-ladang ataupun ke kebun-kebun angur, kami akan berjalan di jalan raya raja hingga kami melewati perbatasanmu." Tapi Sihon tidak mengijinkan orang Yisrael untuk lewat.
15. Maka Sihon mengumpulkan seluruh orang Amori dan pergi ke padang belantara untuk menyongsong bani Yisrael. Dia berperang melawan Yisrael di Yahaz 6 .
16. Dan Yahweh menyerahkan Sihon raja orang Amori ke dalam tangan bani Yisrael. Yisrael memukul seluruh pasukan Sihon dengan mata pedang dan membalaskan orang Moab.
17. Bani Yisrael menduduki negeri Sihon mulai dari Aram hingga Yabboq, hingga kepada bani Ammon, dan mereka mengambil seluruh jarahan dari kota-kota.
18. Yisrael merebut seluruh kota-kota ini, dan Yisrael tinggal di semua kota-kota orang Amori.
19. Seluruh bani Yisrael memutuskan untuk berperang melawan bani Ammon, untuk merebut negeri mereka juga.
1 Oboth: kantung air, botol (Bil 21:10)
2 Iye-ha'abarim: reruntuhan Abarim (Abarim: daerah atas, pegunungan) (Bil 21:11)
3 Arnon: arus deras (Bil 21:13)
4 Qedemoth: sebelah timur (Ul 2:26)
5 Sihon: pejuang (Bil 21:21)
6 Yahaz: diinjak-injak (Bil 21:23)
20. Maka Yahweh berfirman kepada bani Yisrael, "Jangan mengepung bani Ammon, juga jangan memancing peperangan melawan mereka, karena Aku tidak akan memberikan apa-apa dari negeri mereka." Dan bani Yisrael mendengarkan firman Yahweh, dan tidak berperang melawan bani Ammon.
21. Bani Yisrael berpaling dan pergi ke arah Bashan1 ke negeri Og2 , raja Bashan. Dan Og raja Bashan keluar untuk menyongsong orang Yisrael dalam peperangan. Ada bersamanya banyak orang gagah berani, dan pasukan yang sangat kuat dari orang Amori.
22. Og raja Bashan adalah seorang yang sangat kuat, namun Naaron putranya luar biasa kuat, bahkan lebih kuat daripada dirinya.
23. Og berkata dalam hatinya, "Lihatlah sekarang seluruh perkemahan Yisrael memenuhi daerah seluas tiga parsa3 . Sekarang akan aku pukul mereka sekaligus tanpa pedang atau tombak."
24. Og mendaki ke Gunung Yahaz, dan mengambil di sana sebuah batu besar, panjangnya tiga parsa. Dia menaruhnya di atas kepala, dan hendak melemparkannya ke atas perkemahan bani Yisrael, untuk memukul semua orang Yisrael dengan batu itu.
25. Maka malaikat Yahweh datang dan menusuk batu di atas kepala Og. Batu itu menimpa leher Og sehingga Og jatuh ke tanah karena beratnya batu di atas lehernya.
26. Pada waktu itu Yahweh berfirman kepada bani Yisrael, "Jangan takut kepadanya, karena Aku telah memberikan dia dan seluruh pasukannya dan seluruh negerinya ke dalam tanganmu. Dan engkau harus melakukan kepadanya seperti yang engkau lakukan kepada Sihon."
27. Dan Mosheh pergi kepadanya dengan sedikit bani Yisrael. Mosheh memukul Og dengan tongkat di pergelangan kakinya dan membunuh dia.
28. Bani Yisrael selanjutnya mengejar anak-anak Og dan seluruh pasukannya, dan mereka mengalahkan dan menghancurkannya hingga tidak ada yang tersisa dari mereka.
29. Mosheh selanjutnya mengirim beberapa orang bani Yisrael untuk memata-matai Yaazer4 , karena Yaazer adalah kota yang sangat terkenal.
1 Bashan: berbuah-buah (Bil 21:33)
2 Og: leher panjang, raksasa. Og adalah raksasa terakhir dari ras Rapha (suku kuno raksasa)
3 Parsa, atau parasa: ukuran kuno panjang yang berkisar antara 3,84-4,608 km. Jarak yang ditempuh laki-laki dewasa untuk satu hari perjalanan jauhnya 10 parsa'ot. Waktu untuk menempuh 1 parasa adalah 72 menit.
4 Yaazer: tertolong, atau Yahweh menolong (Bil 21:32)
30. Para mata-mata ini pergi ke Yaazer dan menjelajahinya. Mata-mata ini percaya kepada Yahweh, dan mereka berperang melawan orang-orang Yaazer.
31. Orang-orang ini merebut Yaazer dan desa-desanya. Yahweh menyerahkannya ke dalam tangan mereka, dan mereka mengusir orang Amori yang ada di sana.
32. Bani Yisrael merebut negeri dua raja orang Amori, enam puluh kota yang ada di seberang Yarden1 , mulai dari tepi sungai Arnon hingga ke Gunung Chermon2 .
33. Bani Yisrael berjalan dan tiba di lembah Moab yang ada di sisi Yarden ini, di dekat Yericho3 .
34. Bani Moab mendengar semua malapetaka yang telah diperbuat bani Yisrael kepada dua raja orang Amori, kepada Sihon dan Og. Maka seluruh orang-orang Moab sangat ketakutan kepada orang Yisrael.
35. Para tua-tua Moab berkata, "Lihatlah, dua raja orang Amori, Sihon dan Og, yang lebih kuat dari semua raja-raja di bumi, tidak dapat berdiri melawan bani Yisrael, lalu bagaimana kita dapat berdiri di hadapan mereka?
36. Sesungguhnya mereka telah mengirim pesan sebelumnya untuk melintasi negeri kita dalam perjalanan mereka, dan kita tidak mengijinkan mereka. Sekarang mereka akan berbalik kepada kita dengan pedang mereka yang berat dan menghancurkan kita." Dan Moab sangat cemas karena bani Yisrael. Mereka sangat gentar kepadanya, dan mereka berunding bersama-sama apa yang harus diperbuat kepada bani Yisrael.
37. Para tua-tua Moab memutuskan dan mengambil salah seorang dari mereka, Balaq4 ben Zippor5 orang Moab, dan menjadikan dia raja atas mereka pada waktu itu. Balaq seorang yang sangat berhikmat.
38. Para tua-tua Moab bangkit dan mengirim pesan kepada bani Midyan untuk berdamai dengan mereka, karena peperangan besar dan permusuhan ada di antara Moab dan Midyan pada waktu itu, sejak zaman Hadad ben Bedad raja Edom, yang memukul Midyan di padang Moab, hingga hari itu.
39. Bani Moab mengirim pesan kepada bani Midyan, dan mereka mengadakan perdamaian dengan mereka. Para tuatua Midyan datang ke negeri Moab untuk mengadakan perdamaian mewakili bani Midyan.
1 Yarden: penurunan (Bil 22:1)
2 Chermon (Hermon): tempat kudus, atau kutuk, dikhususkan untuk dimusnahkan. Juga berarti puncak gunung (Ul 3:8)
3 Yericho (Yerikho): Bulan itu atau baunya yang harum (Bil 22:1)
4 Balaq: penghancur (Bil 22:2)
5 Zippor: burung pipit
40. Para tua-tua Moab berunding dengan tua-tua Midyan apa yang harus diperbuat, untuk menyelamatkan nyawa mereka dari Yisrael.
41. Dan seluruh bani Moab berkata kepada para tua-tua Midyan, "Maka sekarang bani Yisrael menjilat semua yang ada di sekitar kita, seperti lembu menjilati rumput di padang, karena beginilah mereka perbuat kepada dua raja orang Amori yang lebih kuat daripada kita."
42. Dan para tua-tua Midyan berkata kepada Moab, "Kami telah mendengar bahwa pada waktu Sihon raja orang Amori berperang melawan engkau, ketika dia mengalahkan engkau dan merebut negerimu, dia telah memanggil Beor ben Yaneas dan Bileam putranya dari Aram Naharayim, dan mereka datang dan mengutuk engkau. Karena itulah tangan Sihon menang atas kamu, sehingga dia merebut negerimu.
43. Maka sekarang, panggillah juga Bileam putranya, karena dia masih tinggal di negerinya. Dan berikanlah kepadanya upahnya, supaya dia datang dan mengutuk semua orangorang yang engkau takuti." Maka para tua-tua Moab mendengar hal ini, dan itu menyukakan mereka untuk memanggil Bileam1 ben Beor2 .
44. Maka Balaq ben Zippor raja Moab mengirim para utusan kepada Bileam, katanya,
45. "Lihatlah, ada orang-orang yang keluar dari Mesir. Lihatlah, mereka menutupi muka bumi, dan mereka tinggal di hadapanku.
46. Maka sekarang datanglah dan kutuklah orang-orang ini bagiku, karena mereka terlalu perkasa bagiku. Barangkali aku dapat menang untuk berperang melawan mereka, dan mengusir mereka, karena aku mendengar bahwa dia yang engkau berkati akan diberkati, dan dia yang engkau kutuk akan terkutuk."
47. Maka para utusan Balaq pergi kepada Bileam dan membawa Bileam untuk mengutuk orang-orang yang berperang melawan Moab.
48. Bileam datang kepada Balaq untuk mengutuk Yisrael, namun Yahweh berfirman kepada Bileam, "Jangan kutuk orang-orang ini, karena mereka itu diberkati."
49. Balaq mendesak Bileam hari demi hari untuk mengutuk Yisrael, tapi Bileam tidak mendengarkan Balaq karena firman Yahweh yang telah Dia firmankan kepada Bileam.
50. Dan ketika Balaq melihat bahwa Bileam tidak mau menyetujui keinginannya, dia bangkit dan pulang. Dan Bileam juga kembali ke negerinya dan dia pergi dari sana ke Midyan.
1 Bileam: bukan dari orang-orang ini (Israel), atau orang asing (Bil 22:5)
2 Beor: terbakar
51. Bani Yisrael berjalan dari lembah Moab, dan memasang kemahnya di dekat Yarden mulai dari Beth-hayeshimoth1 hingga ke Abel-hashittim2 , di ujung lembah Moab.
52. Ketika bani Yisrael tinggal di lembah Shittim3 , mereka mulai melakukan pelacuran dengan anak-anak perempuan Moab.
53. Bani Yisrael mendekati Moab, dan bani Moab memasang kemahnya berseberangan dengan perkemahan bani Yisrael.
54. Bani Moab takut kepada bani Yisrael. Maka bani Moab mengambil seluruh putri-putri mereka dan istri-istri mereka yang cantik dan berpenampilan elok, dan mendandani mereka dengan emas dan perak dan pakaian yang mahal-mahal.
55. Bani Moab mendudukkan perempuan-perempuan itu di pintu kemah-kemah mereka, supaya bani Yisrael dapat melihatnya dan berpaling kepada mereka, dan tidak berperang melawan Moab.
56. Seluruh bani Moab melakukan hal ini kepada bani Yisrael. Dan setiap orang menaruh istrinya dan putrinya di pintu kemahnya. Maka seluruh bani Yisrael melihat perbuatan bani Moab, dan bani Yisrael berpaling kepada putri-putri Moab dan mengingini mereka, dan mereka menghampirinya.
57. Dan terjadilah ketika seorang Ibhri datang ke pintu kemah Moab, dan melihat seorang anak perempuan Moab dan mengingini dia dalam hatinya, dan berbicara dengannya di pintu kemah yang dia inginkan, sementara mereka berbincangbincang, maka orang laki-laki pemilik kemah itu akan keluar dan mengatakan kepada orang Ibhri kata-kata ini,
58. "Sesungguhnya engkau tahu bahwa kita adalah saudara, kami semua adalah keturunan Lot dan keturunan Abraham saudaranya. Lalu mengapakah engkau tidak tinggal bersama kami, dan mengapakah engkau tidak mau memakan roti kami dan korban kami?"
59. Dan ketika bani Moab telah membujuk dia dengan katakata mereka, dan memikatnya dengan kata-kata pujian, mereka pun mendudukkan dia di kemah dan memasak dan berkorban baginya. Maka dia memakan korban mereka dan roti mereka.
60. Mereka memberinya anggur dan dia minum dan menjadi mabuk. Mereka menempatkan di hadapannya gadis yang cantik, dan dia berbuat kepadanya seperti yang dia sukai, karena dia tidak tahu apa yang sedang dia perbuat, karena dia telah minum banyak anggur.
61. Demikianlah diperbuat bani Moab kepada Yisrael di tempat itu, di lembah Shittim. Maka amarah Yahweh menyala-nyala terhadap Yisrael karena hal ini, dan Dia mengirim wabah ke antara mereka, dan di sana mati dari orang Yisrael dua puluh empat ribu orang.
1 Beth-hayeshimoth: rumah ketandusan (Bil 33:49)
2 Abel-hashittim: padang rumput akasia
3 Shittim: akasia (Bil 25:1)
62. Di sana ada seorang laki-laki dari anak-anak Shimeon yang bernama Zimri1 ben Salu2 , yang berhubungan dengan orang Midyan, Kozbi3 bath Zur4 , raja Midyan, di depan mata seluruh bani Yisrael.
63. Maka imam Pinechas5 ben Elazar ben Aharon, melihat hal yang jahat ini yang diperbuat Zimri. Dia mengambil tombak dan bangkit dan mengejar mereka, dan menikam keduanya dan membunuh mereka. Maka wabah itu berhenti dari bani Yisrael.
1 Zimri: musikku (Bil 25:14)
2 Salu: ditimbang
3 Kozbi: kebohonganku (Bil 25:15)
4 Zur: batu (karang)
5 Pinechas (Pinehas): mulut tembaga (Bil 25:7)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar