Kejatuhan Lucifer (The Fallen Angel)
Oleh :
PST. WENAS
Pax Christi Vobizcum
1. "SEBELUM MENCIPTAKAN BUMI, TUHAN NGAPAIN???"
Pada waktu sekolah Theology, salah seorang rekan pernah bertanya seperti itu kepada salah satu Guru Besar kami, "Pak, sebelum menciptakan bumi, TUHAN ngapain???". Lalu beliau menjawab dengan santai, "Sebelum TUHAN menciptakan bumi, TUHAN berjalan2 di-sebuah Taman di-Sorga. TUHAN mendekati sebuah pohon, IA mematahkan salah satu rantingnya, menyisik ranting itu sampai menjadi sebuah tongkat kecil, lalu dipukulkan ke-jidatmu!!! BLETAK!!!" Wakakakakak........waktu itu kami tertawa terpingkal2. Kita memang nggak bisa menjangkau pikiran TUHAN ya? Karena............
Yesaya 55:8-9 berkata : "Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.
Otak kita terbatas, sedangkan TUHAN itu Maha Segalanya. Kita tak mungkin bisa memahaminya secara penuh. Namun Alkitab memberi sedikit gambaran kepada kita. Bahwa sebelum bumi diciptakan, telah ada kehidupan di-Sorga. TUHAN bersama dengan para MalaikatNYA.
2. PARA JENDERAL-JENDRAL SORGAWI
Berlaksa-laksa Malaikat itu dipimpin oleh 3 Malaikat Penghulu. Dalam kitab Talmud Yahudi menyebutkan malah ada 12 penghulu Malaikat. Sedangkan salah satu kitab Apokrip menyebutkan, selain 3 Malaikat Penghulu, ada 1 (satu) lagi Malaikat Penghulu yg berfungsi sebagai Malaikat Penyembuh (Healer Angel), yaitu: RAPHAEL.
Namun Alkitab secara literal hanya menunjukkan 3 (tiga) penghulu Malaikat saja. Nama mereka adalah MICHA-EL (Malaikat Panglima / Archangel), GABRI-EL (Malaikat Pembawa Pesan / Messenger) & LUCI-EL (Malaikat Pemuji / Worshipper). Akhiran EL artinya : Malaikat (Bahasa Ibrani : Malakh, bahasa Arab: Maliq.
3. LUCI'EL: JENDRAL SORGAWI PALING MEMPESONA & SANGAT DISEGANI
LUCIEL adalah salah satu Malaikat Terindah yg pernah diciptakan TUHAN. Kedudukannya sangat tinggi, setara dengan MICHAEL, bahkan faktanya Malaikat Michael-pun Sungkan kepadanya. Dalam suatu pertengkaran mengenai mayat Musa, Michael tak berani menghardik Lucifer secara langsung. (Baca kitab Yudas 1:9).
Yudas 1:9
Tetapi penghulu malaikat, Mikhael, ketika dalam suatu perselisihan bertengkar dengan Iblis mengenai mayat Musa, tidak berani menghakimi Iblis itu dengan kata-kata hujatan, tetapi berkata: "Kiranya Tuhan menghardik engkau!"
Dalam kitab YEHEZKIEL 28:12-19 ada sebuah Nubuat tentang raja Tirus yang dipercaya sebagai gambaran tentang keindahan Luciel.
"Hai anak manusia, ucapkanlah suatu ratapan mengenai raja Tirus dan katakanlah kepadanya: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Gambar dari kesempurnaan engkau, penuh hikmat dan maha indah.
Engkau di taman Eden, yaitu taman Allah penuh segala batu permata yang berharga: yaspis merah, krisolit dan yaspis hijau, permata pirus, krisopras dan nefrit, lazurit, batu darah dan malakit. Tempat tatahannya diperbuat dari emas dan disediakan pada hari penciptaanmu.
Kuberikan tempatmu dekat kerub yang berjaga, di gunung kudus Allah engkau berada dan berjalan-jalan di tengah batu-batu yang bercahaya-cahaya.
Engkau tak bercela di dalam tingkah lakumu sejak hari penciptaanmu sampai terdapat kecurangan padamu.
Dengan dagangmu yang besar engkau penuh dengan kekerasan dan engkau berbuat dosa. Maka Kubuangkan engkau dari gunung Allah dan kerub yang berjaga membinasakan engkau dari tengah batu-batu yang bercahaya.
Engkau sombong karena kecantikanmu, hikmatmu kaumusnahkan demi semarakmu. Ke bumi kau Kulempar, kepada raja-raja engkau Kuserahkan menjadi tontonan bagi matanya.
Dengan banyaknya kesalahanmu dan kecurangan dalam dagangmu engkau melanggar kekudusan tempat kudusmu. Maka Aku menyalakan api dari tengahmu yang akan memakan habis engkau. Dan Kubiarkan engkau menjadi abu di atas bumi di hadapan semua yang melihatmu.
Semua di antara bangsa-bangsa yang mengenal engkau kaget melihat keadaanmu. Akhir hidupmu mendahsyatkan dan lenyap selamanya engkau."
Yehezkiel 28:12-19
Didalam kitab tsb kita bisa melihat bahwa LUCIEL sangat dihormati kedudukannya oleh para malaikat yang lain. Ia memimpin seluruh malaikat dalam penyembahan kepada TUHAN. Ia diciptakan dengan gambaran sempurna, penuh hikmat & maha indah (Yehezkiel 28:12), sehingga ia begitu mempesona bagi semua malaikat. Ia menempati posisi sangat strategis, karena berada di-gunung kudus ALLAH dekat dengan Malaikat2 Kerubim yang berjaga & berjalan ditengah2 batu2 yang bercahaya (Yehezkiel 28:14).
4. KEJATUHAN SANG JENDRAL BESAR
Ada tafsiran yg mengemukakan bahwa sejak adanya rencana TUHAN untuk menciptakan Manusia "segambar/secitra" TUHAN maka, mulailah terjadi pergolakan di-Sorga yang dipelopori oleh Penghulu Malaikat Luci-el. Namun Tafsiran tsb masih menjadi perdebatan & bersifat Alegoris,
Alkitab hanya mencatat bahwa saking hebat & mempesonanya, maka Luciel mulai sombong (Yehezkiel 28:17). Dan karena kesombongannya, maka Luciel mulai berulah dan ingin menjadi seperti ALLAH. Dalam kitab Yesaya 14:11-17 ada Nubuatan mengenai raja Babel yang dipercaya adalah gambaran mengenai kejatuhan Luciel.
Ke dunia orang mati sudah diturunkan kemegahanmu dan bunyi gambus-gambusmu; ulat-ulat dibentangkan sebagai lapik tidurmu, dan cacing-cacing sebagai selimutmu."
"Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa!
Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara.
Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi!
Sebaliknya, ke dalam dunia orang mati engkau diturunkan, ke tempat yang paling dalam di liang kubur.
Orang-orang yang melihat engkau akan memperhatikan dan mengamat-amati engkau, katanya: Inikah dia yang telah membuat bumi gemetar, dan yang telah membuat kerajaan-kerajaan bergoncang, yang telah membuat dunia seperti padang gurun, dan menghancurkan kota-kotanya, yang tidak melepaskan orang-orangnya yang terkurung pulang ke rumah?
Yesaya 14:11-17
5. UCAPAN2 LUCI'EL YANG SANGAT MENANTANG TUHAN
Dalam kitab Yesaya 14 : 11-16 tsb Luciel berkata :
Aku hendak naik ke-Langit. (Naik ke-Tahta ALLAH)
Aku hendak mendirikan tahtaku mengatasi (mengalahkan/melawan/menguasai) bintang2 (malaikat2) ALLAH.
Aku hendak duduk di-atas bukit pertemuan sebelah utara. (Bukti pertemuan utara ditafsirkan sebagai Tahta Putih Besar atau sidang pengadilan illahi. Nanti saya jelaskan.)
Aku hendak naik mengatasi (lebih atas/lebih tinggi) awan-awan.
Aku hendak menyamai Yang Maha Tinggi. (menyamai ALLAH)
Hal tsb adalah kesombongan dan hujat besar terhadap kedaulatan ALLAH. Karena Luciel bukan hanya menyerang kedaulatan TUHAN semata, melainkan ia juga menyeret 1/3 malaikat sorgawi untuk turut bersama dalam kejatuhannya. Kitab Wahyu menggambarkan sedikit peristiwa itu
"Dan ekornya menyeret 1/3 sepertiga dari bintang-bintang (malaikat2) di-langit & melemparkannya ke-atas bumi." (Wahyu 12:4)
6. SIDANG SORGAWI ; VONIS TERHADAP PEMBERONTAK BESAR ITU.
Maka TUHAN mulai mengadakan sebuah sidang Illahi untuk menjatuhkan hukuman atas Luciel. Dalam Mazmur 82: 1 gambaran mengenai sidang illahi tsb disampaikan secara eksplisit :
"ALLAH berdiri dalam sidang illahi, diantara para allah IA menghakimi." (Mazmur 82:1)
(Kata: allah; dengan "a" huruf kecil menggambarkan mahluk2 illahi/para malaikat). Akhirnya Vonis itu dijatuhkan kepada iblis dan para pengikutnya :
"AKU telah berfirman : "Kamu adalah allah (mahluk2 illahi/malaikat); dan anak2 Yang Maha Tinggi kamu sekalian. Namun seperti manusia kamu akan mati; dan seperti salah seorang pembesar (Luciel) kamu akan tewas." (Mazmur 82:6-7)
7. KUTUKAN DIJATUHKAN ; KINI IA MENJADI IBLIS.
Sejak Vonis dijatuhkan, maka Luciel menjadi Terkutuk!!! dan namanya berubah dari LUCI-EL (Malaikat Pemuji) menjadi LUCIFER (Iblis/Naga Tua). Dalam Wahyu 12:7-9 kita bisa melihat pertempuran besar2an antara Michael, Malaikat Panglima yang berperang mengusir Lucifer, si-Iblis/Naga tua itu, saat Voniz tsb dijatuhkan dan Lucifer serta para malaikat yang jatuh (Fallen Angels) dilemparkan ke-bumi.
Wahyu 12:7
Maka timbullah peperangan di sorga. Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya,
Wahyu 12:8 tetapi mereka tidak dapat bertahan; mereka tidak mendapat tempat lagi di sorga.
Wahyu 12:9 Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan (*), yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya.
Wahyu 20:2 ia menangkap naga, si ular tua (Serpent) itu, yaitu Iblis dan Satan. Dan ia mengikatnya seribu tahun lamanya,
(*) Arti :
Iblis :
διάβολος / diabolos
a traducer; specifically Satan: - false accuser, devil, slanderer.
Satan :
Σατανᾶς / Satanas
the accuser, that is, the devil: - Satan.
Serpent :
ὄφις / ophis
a snake, figuratively (as a type of sly cunning) an artful malicious person, especially Satan: - serpent.
Beberapa Tafsiran, terutama Roman Catholic percaya bahwa kedudukan Luci-EL kemudian digantikan oleh Penghulu Malaikat pengganti, yakni: Rapha-EL (Healer Angel/Malaikat Penyembuh).
Malaikat2 yang jatuh berada dibawah kendali Iblis, sedangkan Malaikat2 yang Taat berada dibawah kendali Allah & tetap menjalankan tugas keilahhian sebagaimana kodrat mereka sebagai Guardian Angels (Malaikat2 Pengawal) & The Messengers (Pembawa2 Pesan)
Sampai hari ini, para Malaikat masih banyak berinteraksi secara rahasia dengan manusia. Tanpa kita sadari, mereka sebenarnya ada di antara kita & membantu manusia, khususnya orang2 percaya. Kitab Ibrani menjelaskan hal tsb :
Ibrani 13:2
Jangan kamu lupa memberi tumpangan kepada orang, sebab dengan berbuat demikian beberapa orang dengan tidak diketahuinya telah menjamu malaikat-malaikat.
Nama Lucifer sebagai malaikat yang jatuh (fallen angel) diketahui dari kitab Vulgate, yang menyebutkan tentang kejatuhan malaikat ini seperti yang disebutkan dalam Yesaya 14:12-15. Pada ayat 12 dikatakan demikian:
Bahasa Latin: quomodo cecidisti de caelo lucifer qui mane oriebaris corruisti in terram qui vulnerabas gentes
Bahasa Inggris: How art thou fallen from heaven, O Lucifer, who didst rise in the morning? how art thou fallen to the earth, that didst wound the nations?
Bahasa Indonesia: Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa!
Di Alkitab Bahasa Indonesia, memang Lucifer diterjemahkan sebagai Bintang Timur atau Bintang Fajar sebab memang itulah arti/ terjemahan kata “lucifer”. Para Bapa Gereja memang mengajarkan bahwa “lucifer” adalah ciri-ciri malaikat itu sebelum kejatuhannya.
Kejatuhan Lucifer itu sebenarnya terjadi kapan...?
Pra atau pasca penciptaan langit, bumi beserta isinya...?
Ada beberapa kontroversi mengenai hal ini, namun menurut saya bisa benar bisa tidak iblis jatuh sebelum penciptaan manusia, bukan sesudahnya. Kita tidak tahu, Tapi saya pribadi setuju dengan pandangan iblis jatuh sesudah penciptaan bumi, namun sebelum penciptaan manusia. Namun mengenai pelaksanaan vonisnya mungkin setelah Taman Eden ada. Jadi, peristiwanya terjadi diantara masa 6 hari penciptaan.
Walaupun tidak tertulis secara eksplisit dalam Kitab Kejadian, kita dapat menyimpulkannya demikian.
Ada Tafsiran yg mengemukakan bahwa sejak adanya rencana TUHAN untuk menciptakan Manusia "segambar/secitra" TUHAN maka, mulailah terjadi pergolakan di-Sorga yg dipelopori oleh Penghulu Malaikat Luci-el. Namun Tafsiran tsb masih menjadi perdebatan & bersifat Alegoris, karena Alkitab hanya mencatat bahwa saking hebat & mempesonanya, maka Luciel mulai sombong (Yeh 28:17). Dan karena kesombongannya, maka Luciel mulai berulah & ingin menjadi seperti ALLAH.
Ada juga yg menyatakan bahwa pemberontakan iblis terjadi sebelum Penciptaan bumi, lalu ia dicampakkan ke-bumi sehingga membuat bumi gelap gulita. Namun sekali lagi, bagaimana bisa dicampakkan ke bumi kalo buminya belum ada? Tafsiran ini juga agak Alegoris.
Pada kisah Penciptaan, dituliskan sebagai berikut: “Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi” (Kej 1:1). Dalam bahasa Inggris (terjemahan dari Latin sebenarnya adalah, “In the beginning God created heaven, and earth.” (Gen 1:1). Maka “heaven”/ surga di sini termasuk segala penghuni surga, yaitu para malaikat. Ditafsirkan juga penciptaan ini terjadi bersamaan, tapi ada juga yang menafsirkan Langit/Sorga dulu baru kemudian bumi.
Oleh karena itu saya lebih setuju dengan pendapat bahwa terjadinya pemberontakan itu terjadi sesudah penciptaan bumi, namun sebelum penciptaan manusia.
Duke Archangel Demaskus at 1:38:00
Buat Renungan Bersama
Tuhan Yesus Memberkati
#JohnTan17
Selasa, 21 Februari 2017
Rabu, 15 Februari 2017
Kitab Yashar Pasal 81
Pasal 81
Orang Yisrael meninggalkan Mizraim dengan kekayaan yang
besar dan banyak kawanan ternak. Par'oh dan seluruh
Mizraim mengejar Yisrael. Air Laut Merah dibelah. Yisrael
melintasi Laut Merah. Orang Mizraim ditenggelamkan.
Yahweh menurunkan manna. Ben Esau berperang melawan
Yisrael.
1. Bani Yisrael melakukan perjalanan dari Rameses ke Sukkoth, kira-kira enam ratus ribu orang berjalan kaki, disamping anakanak dan istri-istri mereka.
2. Juga berbagai orang dalam jumlah besar ikut pergi bersama mereka, beserta kawanan domba dan kawanan lembu, dan banyak ternak.
3. Persinggahan bani Yisrael, selama tinggal di tanah Mesir dalam pekerjaan yang berat, adalah dua ratus sepuluh tahun.
4. Pada akhir tahun kedua ratus sepuluh, Yahweh membawa bani Yisrael keluar dari Mesir dengan tangan yang kuat.
5. Bani Yisrael berjalan dari Mesir dan dari Goshen dan dari Rameses, dan berkemah di Sukkoth pada hari kelima belas pada bulan yang pertama.
6. Orang Mesir menguburkan semua anak-anak sulung mereka yang telah Yahweh pukul, dan seluruh orang Mesir mengubur orang-orang mati mereka selama tiga hari.
7. Bani Yisrael berjalan dari Sukkoth dan berkemah di Etham 1 , di penghujung padang belantara.
8. Dan pada hari ketiga setelah orang Mesir menguburkan anak-anak sulung mereka, banyak orang bangkit dari Mesir dan mengejar Yisrael untuk membuat mereka kembali ke Mesir, karena mereka menyesal telah menyuruh orang Yisrael pergi dari perbudakan mereka.
1 Etham: diikat oleh laut (Kel 13:20)
9. Seorang berkata kepada sesamanya, "Sesungguhnya Mosheh dan Aharon berbicara kepada Par'oh, katanya, 'Kami akan pergi tiga hari perjalanan di padang belantara dan mempersembahkan korban kepada Yahweh Elohim kami.'
10. Maka sekarang marilah kita bangun pagi-pagi sekali dan membawa mereka kembali, dan akan terjadi jika mereka kembali bersama kita ke Mesir kepada tuan mereka, maka tahulah kita bahwa ada kepercayaan di dalam mereka, namun jika mereka tidak mau kembali, maka kita akan berperang melawan mereka, dan membuat mereka kembali dengan kekuatan yang besar dan tangan yang kuat."
11. Seluruh bangsawan Par'oh bangun pagi harinya, dan bersama mereka kira-kira tujuh ratus ribu orang. Mereka pergi dari Mesir pada hari itu, dan tiba di tempat di mana bani Yisrael berada.
12. Seluruh orang Mesir melihat dan lihatlah, Mosheh dan Aharon dan seluruh bani Yisrael sedang duduk depan Pihachiroth1 , makan dan minum dan merayakan hari raya Yahweh. 13. Dan seluruh orang Mesir berkata kepada bani Yisrael, "Sesungguhnya kamu berkata, 'Kami akan pergi sejauh tiga hari perjalanan di padang belantara dan mempersembahkan korban kepada Elohim kami dan kembali.'
14. Maka sekarang hari ini telah lima hari sejak kamu pergi, mengapa kamu tidak kembali kepada tuanmu?"
15. Mosheh dan Aharon menjawab mereka, katanya, "Karena Yahweh Elohim kami telah bersaksi kepada kami, firman-Nya, 'Engkau tidak akan kembali lagi ke Mesir,' tapi kami akan pergi ke negeri yang mengalir dengan susu dan madu, seperti yang Yahweh Elohim kami telah sumpahkan kepada nenek moyang kami untuk memberikannya kepada kami."
16. Dan ketika para bangsawan Mesir melihat bahwa bani Yisrael tidak mau mendengarkan mereka, untuk kembali ke Mesir, mereka mengikat pinggangnya untuk berperang melawan Yisrael.
17. Dan Yahweh menguatkan hati bani Yisrael atas orang Mesir, sehingga mereka memberikan pukulan telak. Peperangan itu sangat berat bagi orang Mesir, dan seluruh orang Mesir lari dari hadapan bani Yisrael, karena banyak dari mereka binasa oleh tangan Yisrael.
18. Dan para bangsawan Par'oh pergi ke Mesir dan memberitahu Par'oh, katanya, "Bani Yisrael telah melarikan diri, dan tidak akan kembali lagi ke Mesir, dan seperti inilah Mosheh dan Aharon berbicara kepada kami."
19. Dan Par'oh mendengar hal ini, dan hatinya dan hati seluruh rakyatnya berubah melawan Yisrael. Mereka menyesal bahwa mereka telah menyuruh Yisrael pergi. Dan seluruh orang Mesir menasihatkan Par'oh untuk mengejar bani Yisrael untuk membuat mereka kembali kepada perbudakan mereka.
1 Pi-hachiroth: tempat di mana alang-alang tumbuh (Kel 14:2)
20. Mereka berkata setiap orang kepada saudaranya, "Apakah yang telah kita perbuat ini, bahwa kita telah menyuruh Yisrael pergi dari perbudakan kita?"
21. Yahweh menguatkan hati seluruh orang Mesir untuk mengejar orang Yisrael, karena Yahweh berkehendak untuk menjungkirbalikkan orang Mesir di Laut Merah.
22. Par'oh bangkit dan mempersiapkan keretanya. Dia memerintahkan seluruh orang Mesir untuk berkumpul, tidak satu orang pun tertinggal kecuali anak-anak dan para perempuan.
23. Seluruh orang Mesir pergi bersama Par'oh untuk mengejar bani Yisrael, dan pasukan Mesir amat sangat besar jumlahnya dan sangat banyak, kira-kira satu juta orang.
24. Seluruh pasukan ini pergi dan mengejar bani Yisrael untuk membawa mereka kembali ke Mesir, dan mereka menyusulnya saat mereka sedang berkemah di tepi Laut Merah.
25. Bani Yisrael mengangkat mata mereka, dan melihat seluruh orang Mesir mengejar mereka. Bani Yisrael sangat ketakutan kepada mereka, dan bani Yisrael menangis kepada Yahweh.
26. Karena orang Mesir, maka bani Yisrael terbagi menjadi empat kelompok, dan mereka terbagi-bagi pendapatnya, karena mereka takut kepada orang Mesir. Mosheh berbicara kepada mereka masing-masing.
27. Kelompok pertama adalah anak-anak Reuben, Shimeon, dan Yissakhar. Mereka memutuskan untuk mencampakkan diri ke dalam lautan, karena mereka amat sangat ketakutan terhadap orang Mesir.
28. Mosheh berkata kepada mereka, "Jangan takut, berdirilah teguh dan lihatlah keselamatan dari Yahweh yang akan Dia lakukan pada hari ini kepadamu."
29. Kelompok kedua adalah anak-anak Zebulun, Benyamin dan Naphtali. Mereka memutuskan untuk kembali ke Mesir bersama orang Mesir.
30. Mosheh berkata kepada mereka, "Jangan takut, karena seperti engkau telah lihat orang Mesir hari ini, demikianlah engkau tidak akan lihat mereka kembali untuk selamanya."
31. Kelompok ketiga adalah anak-anak Yehudah dan Yoseph. Mereka memutuskan untuk pergi menghadang orang Mesir dan berperang melawan mereka.
32. Mosheh berkata kepada mereka, "Berdirilah di tempatmu, karena Yahweh akan berperang bagimu, dan engkau akan tetap diam saja."
33. Dan kelompok keempat adalah anak-anak Levi, Gad, dan Asher. Mereka memutuskan untuk pergi ke tengah-tengah orang Mesir untuk membingungkan mereka. Mosheh berkata kepada mereka, "Tetaplah di tempatmu dan jangan takut, hanya panggillah kepada Yahweh supaya Dia menyelamatkan engkau dari tangan mereka."
34. Sesudah itu Mosheh bangkit dari tengah-tengah umat, dan dia berdoa kepada Yahweh dan berkata,
35. "Ya Yahweh Elohim seluruh bumi, selamatkanlah sekarang umat-Mu yang telah Engkau bawa keluar dari Mesir, dan jangan biarkan orang Mesir membual bahwa kekuatan dan keperkasaan adalah milik mereka."
36. Maka Yahweh berfirman kepada Mosheh, "Mengapa engkau berteriak kepada-Ku? Katakanlah kepada bani Yisrael supaya mereka terus berjalan, dan ulurkanlah tongkatmu ke atas lautan dan belahlah itu, maka bani Yisrael akan berjalan melintasinya."
37. Dan Mosheh melakukannya. Dia mengangkat tongkatnya ke atas lautan dan membelahnya.
38. Air lautan terbelah menjadi dua belas bagian, dan bani Yisrael berjalan melintasinya dengan berjalan kaki, dengan sepatu, seperti seseorang yang berjalan melintasi jalanan yang sudah dipersiapkan.
39. Yahweh melakukan kepada bani Yisrael keajaibankeajaiban-Nya di Mesir dan di lautan melalui tangan Mosheh dan Aharon.
40. Dan ketika bani Yisrael telah memasuki lautan, orang Mesir mengejar mereka. Dan air lautan menimpa mereka, dan mereka semuanya tenggelam di dalam air. Tidak ada seorang pun yang tersisa kecuali Par'oh, yang bersyukur kepada Yahweh dan percaya kepada-Nya. Karena itu Yahweh membuat dia tidak binasa pada waktu itu bersama dengan orang Mesir.
41. Yahweh memerintahkan seorang malaikat untuk membawa dia dari antara orang Mesir, dan membuang dia ke negeri Ninevah dan dia memerintah atasnya untuk waktu yang lama.
42. Pada hari itu Yahweh menyelamatkan Yisrael dari tangan Mesir. Dan seluruh bani Yisrael melihat orang Mesir binasa, dan mereka melihat tangan Yahweh yang besar, dalam apa yang Dia perbuat di Mesir dan di lautan.
43. Maka menyanyilah Mosheh dan bani Yisrael lagu ini bagi Yahweh, pada hari ketika Yahweh membuat orang Mesir gugur di hadapan mereka.
44. Seluruh Yisrael menyanyi bersama-sama, serunya, "Aku akan menyanyi bagi Yahweh karena Dia sangat ditinggikan, kuda dan penunggangnya telah Dia campakkan ke dalam lautan." Lihatlah, itu tertulis di dalam Kitab Hukum Elohim.
45. Setelah ini bani Yisrael melanjutkan perjalanan mereka, dan berkemah di Marah1 . Yahweh memberikan kepada bani Yisrael ketetapan-ketetapan dan peraturan-peraturan di tempat itu di Marah. Yahweh memerintahkan bani Yisrael untuk berjalan dalam seluruh jalan-jalan-Nya dan untuk melayani Dia.
46. Dan mereka berjalan dari Marah dan tiba di Elim2 . Di Elim ada dua belas mata air dan tujuh puluh pohon korma. Mereka berkemah di sana di tepi air.
47. Mereka berjalan dari Elim dan tiba di padang gurun Sin, pada hari kelima belas bulan yang kedua setelah mereka pergi dari Mesir.
48. Pada waktu itu Yahweh memberikan manna3 kepada bani Yisrael untuk dimakan, dan Yahweh membuat makanan turun seperti hujan dari surga kepada bani Yisrael hari demi hari.
49. Bani Yisrael makan manna selama empat puluh tahun, sepanjang waktu selama mereka ada di padang belantara, hingga mereka sampai ke tanah Kanaan untuk mendudukinya.
50. Mereka melanjutkan perjalanan dari padang gurun Sin dan berkemah di Alush4 .
51. Mereka melanjutkan perjalanan dari Alush dan berkemah di Rephidim5 .
52. Dan ketika bani Yisrael ada di Rephidim, Amaleq6 ben Eliphaz ben Esau, saudara Zepho, datang untuk berperang melawan Yisrael.
53. Dia membawa bersamanya delapan ratus satu ribu orang, para ahli sihir dan ahli tenung, dan dia mempersiapkan peperangan dengan Yisrael di Rephidim.
54. Mereka melakukan peperangan yang besar dan dahsyat terhadap Yisrael. Dan Yahweh menyerahkan Amaleq dan orang-orangnya ke dalam tangan Mosheh dan bani Yisrael, dan ke dalam tangan Yehoshua ben Nun, orang Ephraim, hamba Mosheh.
55. Bani Yisrael memukul Amaleq dan orang-orangnya dengan mata pedang, namun peperangan itu sangat menyakitkan bagi bani Yisrael.
1 Marah: pahit (Kel 15:23)
2 Elim: pohon palem atau korma (Kel 15:27)
3 Manna: secara hurufiah artinya apakah ini? (Kel 16:15)
4 Alus: aku akan mengadon (roti) (Bil 33:13)
5 Rephidim: istirahat, tinggal, tempat peristirahatan (Kel 17:1,8)
6 Amaleq: tinggal di lembah (Kel 17:8)
56. Yahweh berfirman kepada Mosheh, "Tuliskanlah hal ini sebagi ingatan bagimu dalam sebuah kitab, dan taruhlah ke dalam tangan Yehoshua ben Nun, hambamu, dan engkau harus memerintahkan bani Yisrael, katakanlah, 'Jika engkau tiba di tanah Kanaan, engkau harus menghapuskan sama sekali ingatan akan Amaleq dari bawah langit.'"
57. Mosheh melakukannya, dan dia mengambil kitab dan menuliskan di atasnya kata-kata ini, katanya,
58. "Ingatlah apa yang telah diperbuat Amaleq kepadamu di jalan ketika engkau pergi dari Mesir.
59. Yang menyongsong engkau di jalan dan memukul barisan belakangmu, yaitu mereka yang lemah di belakangmu ketika engkau letih dan lesu.
60. Karena itu haruslah ketika Yahweh Elohimmu telah memberikan kepadamu perhentian dari semua musuh-musuh di sekelilingmu di negeri yang akan diberikan Yahweh Elohimmu kepadamu sebagai warisan, untuk memilikinya, engkau harus menghapuskan ingatan kepada Amaleq dari bawah langit, engkau tidak boleh melupakannya.
61. Dan raja yang menaruh belas kasihan kepada Amaleq, atau atas ingatannya atau atas keturunannya, lihatlah, Aku akan menuntut itu dari padanya, dan Aku akan memusnahkan dia dari antara umatnya."
62. Dan Mosheh menuliskan semua hal ini di dalam sebuah kitab, dan dia memerintahkan bani Yisrael mengenai semua hal ini.
NEXT Pasal 82
Kitab Yashar Pasal 82
Pasal 82
Sepuluh Perintah diturunkan. Aharon membuat patung anak
lembu emas. Perang saudara di Yisrael. Yahweh
memerintahkan membuat tabernakel di padang belantara.
1. Bani Yisrael melanjutkan perjalanan dari Rephidim dan
mereka berkemah di padang gurun Sinai1
, dalam bulan yang
ketiga setelah mereka keluar dari Mesir.
2. Pada waktu itu datanglah Reuel orang Midyan, ayah mertua
Mosheh, bersama Zipporah putrinya dan kedua anaknya,
karena dia telah mendengar keajaiban-keajaiban Yahweh yang
telah Dia perbuat kepada Yisrael, bahwa Dia telah melepaskan
mereka dari tangan Mesir.
3. Reuel datang kepada Mosheh di padang belantara di mana
dia berkemah, yaitu di gunung Elohim.
4. Mosheh pergi menyambut ayah mertuanya dengan
kehormatan besar, dan seluruh Yisrael menyertainya.
1
Sinai: berduri (Kel 19:11)
5. Reuel dan anak-anaknya tinggal di antara orang Yisrael
untuk waktu yang lama. Reuel mengenal Yahweh mulai dari
hari itu sampai seterusnya.
6. Dalam bulan ketiga setelah bani Yisrael pergi dari Mesir,
pada hari keenam, Yahweh memberikan kepada Yisrael
sepuluh perintah di Gunung Sinai.
7. Dan seluruh Yisrael mendengar seluruh perintah ini. Seluruh
Yisrael sangat bersukacita dalam Yahweh pada hari itu.
8. Kemuliaan Yahweh tinggal di atas Gunung Sinai. Dia
memanggil Mosheh, dan Mosheh datang ke tengah-tengah
awan dan mendaki ke atas gunung.
9. Mosheh ada di atas gunung selama empat puluh hari empat
puluh malam. Dia tidak makan roti dan tidak minum air.
Yahweh memerintahkan dia mengenai ketetapan-ketetapan
dan peraturan-peraturan untuk mengajar bani Yisrael.
10. Yahweh menuliskan sepuluh perintah yang Dia perintahkan
kepada bani Yisrael di atas dua loh batu, yang Dia berikan
kepada Mosheh supaya memerintahkan bani Yisrael.
11. Pada akhir empat puluh hari empat puluh malam, ketika
Yahweh telah selesai berfirman kepada Mosheh di Gunung
Sinai, maka Yahweh memberikan kepada Mosheh loh-loh batu
ini, yang ditulisi oleh jari Elohim.
12. Ketika bani Yisrael melihat bahwa Mosheh berlambatlambat
untuk turun dari gunung, mereka berkumpul di
sekeliling Aharon, dan berkata, "Mengenai Mosheh ini, kita
tidak tahu apa yang terjadi kepadanya.
13. Maka sekarang bangkitlah, buatlah bagi kami ilah yang
akan berjalan di hadapan kita, supaya engkau jangan mati."
14. Aharon sangat ketakutan kepada orang-orang itu, dan dia
memerintahkan mereka untuk membawa kepadanya emas
dan dia menjadikannya anak lembu tuangan bagi orang-orang
itu.
15. Yahweh berfirman kepada Mosheh, sebelum dia turun dari
gunung itu, "Turunlah, karena umatmu yang engkau bawa
keluar dari Mesir telah merusakkan dirinya.
16. Mereka telah membuat bagi dirinya anak lembu tuangan,
dan telah bersujud menyembahnya. Maka sekarang biarkanlah
Aku, supaya Aku dapat menghabiskan mereka dari muka bumi,
karena mereka orang-orang yang tegar tengkuk."
17. Maka Mosheh memohonkan ketenangan Yahweh, dan dia
berdoa kepada Yahweh bagi orang-orang itu karena anak
lembu yang telah mereka buat. Selanjutnya dia turun dari
gunung dan di tangannya ada dua loh batu, yang telah
diberikan Elohim kepadanya untuk memerintahkan orang
Israel.
18. Mosheh mendekati perkemahan dan melihat anak lembu
yang telah dibuat orang-orang itu. Amarah Mosheh menyalanyala
dan dia menghancurkan loh-loh itu di kaki gunung.
19. Mosheh datang ke perkemahan dan dia mengambil anak
lembu itu dan membakarnya dengan api, dan menumbuknya
hingga menjadi debu halus, dan menaburkannya ke atas air
dan memberikannya kepada orang Yisrael untuk diminum.
20. Di sana matilah orang-orang oleh pedang, satu dengan
yang lainnya, kira-kira tiga ribu orang yang telah membuat
anak lembu itu.
21. Keesokan harinya Mosheh berkata kepada umat, "Aku
akan naik kepada Yahweh, barangkali aku dapat membuat
pendamaian bagi dosa-dosamu yang telah kamu perbuat
kepada Yahweh."
22. Mosheh kembali naik kepada Yahweh. Dia tinggal bersama
Yahweh empat puluh hari dan empat puluh malam.
23. Selama empat puluh hari Mosheh memohon kepada
Yahweh demi bani Yisrael. Yahweh mendengarkan doa
Mosheh, dan Yahweh dimohonkan olehnya demi Yisrael.
24. Maka berfirmanlah Yahweh kepada Mosheh untuk
memahat dua loh batu dan membawanya ke atas kepada
Yahweh, yang akan menuliskan di atasnya sepuluh perintah.
25. Sekarang Mosheh melakukannya, dia turun dan memahat
dua loh batu dan naik ke Gunung Sinai kepada Yahweh. Dan
Yahweh menuliskan sepuluh perintah di atas loh-loh itu.
26. Mosheh masih tinggal bersama Yahweh empat puluh hari
dan empat puluh malam. Yahweh memerintahkan dia dalam
ketetapan-ketetapan dan perintah-perintah untuk diajarkan
kepada Yisrael.
27. Yahweh memerintahkan dia mengenai bani Yisrael supaya
mereka membuat sebuah tempat kudus bagi Yahweh, supaya
nama-Nya dapat tinggal di dalamnya. Yahweh menunjukkan
kepadanya keserupaan tempat kudus dan keserupaan dari
semua cawan-cawannya.
28. Pada akhir empat puluh hari, Mosheh turun dari gunung
dengan dua loh ada di tangannya.
29. Mosheh datang kepada bani Yisrael dan berbicara kepada
mereka seluruh firman Yahweh. Dia mengajar mereka hukumhukum,
ketetapan-ketetapan dan perintah-perintah yang telah
Yahweh ajarkan kepadanya.
30. Mosheh mengatakan kepada bani Yisrael firman Yahweh,
bahwa sebuah tempat kudus harus dibuat bagi-Nya, untuk
tinggal di antara bani Yisrael.
31. Dan orang-orang sangat bersukacita atas segala yang baik
yang telah Yahweh firmankan kepada mereka, melalui Mosheh. Mereka berkata, "Kami akan melakukan segala yang
telah Yahweh firmankan kepadamu."
32. Orang-orang itu bangkit dalam kesatuan dan mereka
mempersembahkan persembahan sukarela bagi tempat kudus
Yahweh. Setiap orang membawa persembahan Yahweh bagi
pekerjaan tempat kudus, dan bagi semua pelayanannya.
33. Seluruh bani Yisrael membawa setiap orang dari segala
sesuatu yang didapati dari milik kepunyaannya untuk
pekerjaan tempat kudus Yahweh, emas, perak dan tembaga,
dan segala sesuatu yang berguna untuk tempat kudus.
34. Semua orang berhikmat yang ahli dalam pekerjaan, datang
dan membuat tempat kudus Yahweh, sesuai dengan segala
sesuatu yang telah diperintahkan Yahweh. Setiap orang dalam
pekerjaan yang dia kuasai. Semua orang yang berhikmat dalam
hatinya membuat tempat kudus, dan perabotannya dan
seluruh cawan-cawannya untuk pelayanan kudus, seperti yang
Yahweh telah perintahkan kepada Mosheh.
35. Pekerjaan tempat kudus tabernakel itu selesai pada akhir
lima bulan. Bani Yisrael melakukan segala yang telah
diperintahkan Yahweh kepada Mosheh.
36. Mereka membawa tempat kudus dan seluruh
perabotannya kepada Mosheh. Seperti contoh yang telah
Yahweh tunjukkan kepada Mosheh, demikianlah dibuat bani
Yisrael.
37. Dan Mosheh melihat pekerjaan itu, dan lihatlah, mereka
melakukannya seperti yang Yahweh perintahkan kepadanya.
Maka Mosheh memberkati mereka.
NEXT Pasal 83
Kitab Yashar Pasal 83
Pasal 83
Aharon dan anak-anaknya bertugas di tabernakel.
Kurban
dan persembahan. Perayaan Paskah. Qibroth Hattaavah. Dua
belas pengintai tanah Kanaan.
Amarah Yahweh karena
Yisrael menolak masuk ke tanah Kanaan. Hukuman Yahweh
atas Yisrael.
1. Dalam bulan kedua belas, pada hari kedua puluh tiga dalam
bulan itu, Mosheh membawa Aharon dan anak-anaknya. Dia
mengenakan kepada mereka pakaian-pakaian mereka, dan
mengurapi mereka dan melakukan kepada mereka seperti
yang Yahweh perintahkan kepadanya. Mosheh membawa
seluruh persembahan yang Yahweh perintahkan kepadanya
hari itu.
2. Mosheh selanjutnya membawa Aharon dan anak-anaknya,
dan berkata kepada mereka, "Selama tujuh hari haruslah
engkau tinggal di pintu tabernakel, karena demikianlah aku
diperintahkan."
3. Aharon dan anak-anaknya melakukan segala yang Yahweh
perintahkan kepada mereka melalui Mosheh, dan mereka
tinggal selama tujuh hari di pintu tabernakel.
4. Pada hari kedelapan, yaitu hari pertama pada bulan
pertama, dalam tahun kedua setelah orang Yisrael pergi dari
Mesir, Mosheh mendirikan tempat kudus. Mosheh
menempatkan seluruh perabotan tabernakel dan seluruh
perabotan tempat kudus. Dia melakukan semua yang Yahweh
telah perintahkan kepadanya.
5. Mosheh memanggil Aharon dan anak-anaknya, dan mereka
membawa persembahan bakaran dan persembahan
penghapus dosa bagi diri mereka sendiri dan bani Yisrael,
seperti Yahweh perintahkan kepada Mosheh.
6. Pada hari itu dua anak Aharon, Nadab dan Abihu, membawa
api asing dan membawanya ke hadapan Yahweh yang tidak
memerintahkan mereka. Dan api keluar dari hadapan Yahweh,
dan menghanguskan mereka. Mereka mati di hadapan
Yahweh pada hari itu.
7. Maka pada hari itu ketika Mosheh telah menyelesaikan
pendirian tempat kudus, para pemimpin bani Yisrael mulai
membawa persembahan mereka ke hadapan Yahweh untuk
pentahbisan mezbah.
8. Mereka membawa persembahan mereka, setiap pemimpin
untuk satu hari. Seorang pemimpin setiap hari selama dua
belas hari.
9. Dan seluruh persembahan yang mereka bawa, setiap orang
pada harinya, satu pinggan perak seberat seratus tiga puluh
sheqel, satu mangkuk perak seberat tujuh puluh sheqel
menurut sheqel tempat kudus, keduanya penuh dengan
tepung halus, dicampur dengan minyak untuk korban sajian.
10. Satu cawan emas, seberat sepuluh sheqel, penuh dengan
dupa.
11. Seekor lembu jantan muda, seekor domba jantan, seekor
domba tahun pertama sebagai persembahan bakaran.
12. Dan satu anak kambing sebagai persembahan penghapus
dosa.
13. Dan sebagai korban persembahan pendamaian, dua ekor
lembu, lima ekor domba jantan, lima ekor kambing jantan,
lima ekor anak domba berumur setahun.
14. Demikianlah diperbuat dua belas pemimpin Yisrael hari
demi hari, setiap orang pada harinya.
15. Dan setelah itu, pada hari ketiga belas dalam bulan itu,
Mosheh memerintahkan bani Yisrael untuk merayakan Paskah.
16. Bani Yisrael merayakan Paskah pada waktunya pada hari
keempat belas pada bulan itu, seperti yang Yahweh
perintahkan kepada Mosheh, demikian dilakukan bani Yisrael.
17. Dalam bulan kedua, pada hari pertama, Yahweh berfirman
kepada Mosheh, firman-Nya,
18. "Hitunglah jumlah seluruh laki-laki dari bani Yisrael mulai
dari usia dua puluh tahun ke atas, engkau dan saudaramu
Aharon dan dua belas pemimpin Yisrael."
19. Dan Mosheh melakukannya. Aharon datang bersama dua
belas pemimpin Yisrael, dan mereka menghitung bani Yisrael
di padang gurun Sinai.
20. Jumlah bani Yisrael sesuai keluarga bapa leluhurnya, mulai
dua puluh tahun ke atas, ada enam ratus tiga ribu lima ratus
lima puluh.
21. Namun anak-anak Levi tidak dihitung bersama saudarasaudara
mereka bani Yisrael.
22. Dan jumlah seluruh laki-laki dari bani Yisrael mulai usia
satu bulan ke atas, ada dua puluh dua ribu dua ratus tujuh
puluh tiga.
23. Jumlah anak-anak Levi mulai usia satu bulan ke atas, ada
dua puluh dua ribu.
24. Mosheh menempatkan para imam dan orang Levi, setiap
orang sesuai pelayanannya dan tugasnya untuk melayani
tempat kudus tabernakel, seperti Yahweh telah perintahkan
kepada Mosheh.
25. Pada hari kedua puluh dalam bulan itu, awan itu terangkat
dari tabernakel kesaksian.
26. Pada waktu itu bani Yisrael melanjutkan perjalanan mereka
dari padang gurun Sinai, dan mereka melakukan perjalanan
tiga hari, dan awan itu berhenti di padang gurun Paran. Di sana
amarah Yahweh menyala-nyala terhadap Yisrael, karena
mereka telah menyulut murka Yahweh dengan meminta
kepada-Nya daging, supaya mereka bisa makan.
27. Yahweh mendengarkan seruan mereka, dan memberikan
mereka daging yang mereka makan selama satu bulan.
28. Namun setelah itu amarah Yahweh menyala-nyala
terhadap mereka, dan Dia memukul mereka dengan
pembantaian besar, dan mereka dikuburkan di sana di tempat
itu.
29. Bani Yisrael menyebut nama tempat itu Qibroth
Hattaavah1
, karena mereka menguburkan orang-orang yang
bernafsu akan daging.
30. Mereka berangkat dari Qibroth Hattaavah dan berkemah
di Hazeroth2
, yaitu di padang gurun Paran.
1 Qibroth Hattaavah: kuburan hawa nafsu (Bil 11:34)
2
Chazeroth: pemukiman (Bil 11:35)
31. Dan sementara bani Yisrael ada di Hazeroth, amarah
Yahweh menyala-nyala terhadap Miryam karena Mosheh, dan
dia terkena kusta, putih seperti salju.
32. Dia diasingkan di luar perkemahan selama tujuh hari,
sampai dia diterima kembali sesudah kustanya.
33. Bani Yisrael selanjutnya berangkat dari Hazeroth, dan
berkemah di tepi padang gurun Paran.
34. Pada waktu itu, Yahweh berfirman kepada Mosheh untuk
mengirim dua belas orang dari bani Yisrael, seorang dari tiap
suku, untuk pergi dan menjelajahi tanah Kanaan.
35. Mosheh mengirim dua belas orang, dan mereka pergi ke
tanah Kanaan untuk menyelidiki dan memeriksanya. Mereka
menjelajahi seluruh negeri mulai dari padang gurun Zin1
sampai Rechob2
jika engkau pergi ke arah Hamath3
.
36. Pada akhir empat puluh hari mereka datang kepada
Mosheh dan Aharon. Mereka membawa kepadanya berita
seperti yang ada dalam hati mereka. Sepuluh orang membawa
laporan jahat kepada bani Yisrael, tentang negeri yang mereka
jelajahi, katanya, "Lebih baik bagi kita untuk kembali ke Mesir
daripada pergi ke negeri ini, suatu negeri yang memangsa
penduduknya."
37. Tapi Yehoshua4
ben Nun5
, dan Kaleb6
ben Yephunneh7
,
yang termasuk mereka yang menjelajahi negeri itu berkata,
"Negeri itu amat sangat baik.
38. Jika Yahweh berkenan kepada kita, maka Dia akan
membawa kita ke negeri itu dan memberikannya kepada kita,
karena itu negeri yang dialiri susu dan madu."
39. Namun bani Yisrael tidak mau mendengarkan mereka.
Mereka mendengarkan kata-kata sepuluh orang yang
membawa laporan jahat tentang negeri itu.
40. Yahweh mendengar persungutan bani Yisrael dan Dia
marah dan bersumpah, firman-Nya,
41. "Sesungguhnya tidak satu orang pun dari generasi yang
jahat ini akan melihat negeri ini mulai yang berumur dua puluh
tahun ke atas kecuali Kaleb ben Yephunneh dan Yehoshua ben
Nun.
42. Tapi sesungguhnya generasi yang jahat ini akan binasa di
padang belantara ini, dan anak-anak mereka akan masuk ke
negeri itu dan mereka akan mewarisinya." Maka amarah
Yahweh menyala-nyala terhadap Yisrael, dan Dia membuat mereka mengembara di padang belantara selama empat puluh tahun hingga akhir dari generasi yang jahat itu, karena mereka tidak mengikuti Yahweh.
1
Zin: datar (Bil 13:21)
2
Rechob: tempat yang luas
3 Hamath: benteng
4
Yehoshua: Yahweh adalah keselamatan (Bil 14:38)
5 Nun: ikan, atau keturunan
6
Kaleb: anjing
7
Yephunneh: dia akan memandang, atau baginya jalan akan dipersiapkan
43. Orang-orang tinggal di padang gurun Paran untuk waktu
yang lama, dan sesudahnya mereka terus ke padang belantara
di tepi jalan Laut Merah.
Kitab Yashar Pasal 85
Pasal 85
Orang Kanaan bangkit untuk berperang melawan Yisrael. Bileam dipanggil untuk mengutuk Yisrael. Yisrael berzinah dengan kaum perempuan Moab. Tulah Yahweh atas Yisrael.
1. Dan raja Arad1 orang Kanaan, yang tinggal di selatan, mendengar bahwa orang Yisrael telah datang karena mengirim mata-mata. Dia menyusun pasukannya untuk berperang melawan orang Yisrael.
2. Bani Yisrael sangat gentar kepadanya, karena dia memiliki tentara yang sangat besar dan kuat. Maka bani Yisrael memutuskan untuk kembali ke Mesir.
3. Bani Yisrael berbalik kira-kira sejauh tiga hari perjalanan jauhnya hingga ke Moseroth2 Bene Yaaqan 3 , sebab mereka sangat gentar terhadap raja Arad.
4. Bani Yisrael tidak mau kembali ke tempat mereka, dan tetap tinggal di Bene Yaaqan selama tiga puluh hari.
5. Ketika anak-anak Levi melihat bahwa bani Yisrael tidak mau berbalik, mereka cemburu demi Yahweh. Mereka bangkit dan berperang melawan orang Yisrael saudara mereka, dan membunuh daripadanya banyak orang, dan memaksa mereka kembali ke tempat mereka, Gunung Hor.
6. Ketika mereka kembali, raja Arad masih terus menyusun pasukannya untuk berperang melawan orang Yisrael.
7. Maka Yisrael mengikrarkan sumpah, katanya, "Jika Engkau menyerahkan orang-orang ini ke dalam tanganku, maka aku akan menghancurkan kota-kota mereka hingga musnah."
8. Dan Yahweh mendengarkan seruan Yisrael. Dia menyerahkan orang Kanaan ke dalam tangan mereka. Dia menghancurkan mereka dan kota-kotanya hingga musnah. Dan Dia menyebut nama tempat itu Chormah4 .
1 Arad: keledai liar (Bil 21:1)
2 Moseroth (atau Moserah): ikatan (Bil 33:31)
3 Bene Ya'aqan: anak laki-laki yang berbelit-belit (Bil 33:31)
4 Chormah (Horma): kesetiaan, ketaatan, bakti (Bil 21:3) 362
9. Bani Yisrael berjalan dari Gunung Hor dan memasang kemahnya di Oboth1 . Mereka berjalan dari Oboth dan berkemah di Iye-ha'abarim2 , di perbatasan Moab.
10. Bani Yisrael mengirim pesan kepada Moab, katanya, "Biarkanlah kami sekarang melintasi negerimu ke tempat kami." Tapi bani Moab tidak mengijinkan bani Yisrael melintasi negeri mereka, karena bani Moab sangat takut jika bani Yisrael akan melakukan kepada mereka seperti yang telah diperbuat Sihon raja orang Amori kepada mereka, yang telah merampas negeri mereka dan membunuh banyak orang dari mereka.
11. Karena itu Moab tidak mengijinkan orang Yisrael melintasi negerinya. Dan Yahweh memerintahkan bani Yisrael, firmanNya, "Engkau tidak boleh berperang melawan Moab," maka orang Yisrael menyingkir dari Moab.
12. Bani Yisrael berjalan dari perbatasan Moab, dan mereka tiba di sisi lain dari Arnon3 , perbatasan Moab, antara Moab dan orang Amori. Dan mereka memasang kemahnya di perbatasan Sihon, raja orang Amori, di padang gurun Qedemoth4 .
13. Bani Yisrael mengirim para utusan kepada Sihon5 , raja orang Amori, katanya,
14. "Biarkanlah kami berjalan melintasi negerimu, kami tidak akan menyimpang ke ladang-ladang ataupun ke kebun-kebun angur, kami akan berjalan di jalan raya raja hingga kami melewati perbatasanmu." Tapi Sihon tidak mengijinkan orang Yisrael untuk lewat.
15. Maka Sihon mengumpulkan seluruh orang Amori dan pergi ke padang belantara untuk menyongsong bani Yisrael. Dia berperang melawan Yisrael di Yahaz 6 .
16. Dan Yahweh menyerahkan Sihon raja orang Amori ke dalam tangan bani Yisrael. Yisrael memukul seluruh pasukan Sihon dengan mata pedang dan membalaskan orang Moab.
17. Bani Yisrael menduduki negeri Sihon mulai dari Aram hingga Yabboq, hingga kepada bani Ammon, dan mereka mengambil seluruh jarahan dari kota-kota.
18. Yisrael merebut seluruh kota-kota ini, dan Yisrael tinggal di semua kota-kota orang Amori.
19. Seluruh bani Yisrael memutuskan untuk berperang melawan bani Ammon, untuk merebut negeri mereka juga.
1 Oboth: kantung air, botol (Bil 21:10)
2 Iye-ha'abarim: reruntuhan Abarim (Abarim: daerah atas, pegunungan) (Bil 21:11)
3 Arnon: arus deras (Bil 21:13)
4 Qedemoth: sebelah timur (Ul 2:26)
5 Sihon: pejuang (Bil 21:21)
6 Yahaz: diinjak-injak (Bil 21:23)
20. Maka Yahweh berfirman kepada bani Yisrael, "Jangan mengepung bani Ammon, juga jangan memancing peperangan melawan mereka, karena Aku tidak akan memberikan apa-apa dari negeri mereka." Dan bani Yisrael mendengarkan firman Yahweh, dan tidak berperang melawan bani Ammon.
21. Bani Yisrael berpaling dan pergi ke arah Bashan1 ke negeri Og2 , raja Bashan. Dan Og raja Bashan keluar untuk menyongsong orang Yisrael dalam peperangan. Ada bersamanya banyak orang gagah berani, dan pasukan yang sangat kuat dari orang Amori.
22. Og raja Bashan adalah seorang yang sangat kuat, namun Naaron putranya luar biasa kuat, bahkan lebih kuat daripada dirinya.
23. Og berkata dalam hatinya, "Lihatlah sekarang seluruh perkemahan Yisrael memenuhi daerah seluas tiga parsa3 . Sekarang akan aku pukul mereka sekaligus tanpa pedang atau tombak."
24. Og mendaki ke Gunung Yahaz, dan mengambil di sana sebuah batu besar, panjangnya tiga parsa. Dia menaruhnya di atas kepala, dan hendak melemparkannya ke atas perkemahan bani Yisrael, untuk memukul semua orang Yisrael dengan batu itu.
25. Maka malaikat Yahweh datang dan menusuk batu di atas kepala Og. Batu itu menimpa leher Og sehingga Og jatuh ke tanah karena beratnya batu di atas lehernya.
26. Pada waktu itu Yahweh berfirman kepada bani Yisrael, "Jangan takut kepadanya, karena Aku telah memberikan dia dan seluruh pasukannya dan seluruh negerinya ke dalam tanganmu. Dan engkau harus melakukan kepadanya seperti yang engkau lakukan kepada Sihon."
27. Dan Mosheh pergi kepadanya dengan sedikit bani Yisrael. Mosheh memukul Og dengan tongkat di pergelangan kakinya dan membunuh dia.
28. Bani Yisrael selanjutnya mengejar anak-anak Og dan seluruh pasukannya, dan mereka mengalahkan dan menghancurkannya hingga tidak ada yang tersisa dari mereka.
29. Mosheh selanjutnya mengirim beberapa orang bani Yisrael untuk memata-matai Yaazer4 , karena Yaazer adalah kota yang sangat terkenal.
1 Bashan: berbuah-buah (Bil 21:33)
2 Og: leher panjang, raksasa. Og adalah raksasa terakhir dari ras Rapha (suku kuno raksasa)
3 Parsa, atau parasa: ukuran kuno panjang yang berkisar antara 3,84-4,608 km. Jarak yang ditempuh laki-laki dewasa untuk satu hari perjalanan jauhnya 10 parsa'ot. Waktu untuk menempuh 1 parasa adalah 72 menit.
4 Yaazer: tertolong, atau Yahweh menolong (Bil 21:32)
30. Para mata-mata ini pergi ke Yaazer dan menjelajahinya. Mata-mata ini percaya kepada Yahweh, dan mereka berperang melawan orang-orang Yaazer.
31. Orang-orang ini merebut Yaazer dan desa-desanya. Yahweh menyerahkannya ke dalam tangan mereka, dan mereka mengusir orang Amori yang ada di sana.
32. Bani Yisrael merebut negeri dua raja orang Amori, enam puluh kota yang ada di seberang Yarden1 , mulai dari tepi sungai Arnon hingga ke Gunung Chermon2 .
33. Bani Yisrael berjalan dan tiba di lembah Moab yang ada di sisi Yarden ini, di dekat Yericho3 .
34. Bani Moab mendengar semua malapetaka yang telah diperbuat bani Yisrael kepada dua raja orang Amori, kepada Sihon dan Og. Maka seluruh orang-orang Moab sangat ketakutan kepada orang Yisrael.
35. Para tua-tua Moab berkata, "Lihatlah, dua raja orang Amori, Sihon dan Og, yang lebih kuat dari semua raja-raja di bumi, tidak dapat berdiri melawan bani Yisrael, lalu bagaimana kita dapat berdiri di hadapan mereka?
36. Sesungguhnya mereka telah mengirim pesan sebelumnya untuk melintasi negeri kita dalam perjalanan mereka, dan kita tidak mengijinkan mereka. Sekarang mereka akan berbalik kepada kita dengan pedang mereka yang berat dan menghancurkan kita." Dan Moab sangat cemas karena bani Yisrael. Mereka sangat gentar kepadanya, dan mereka berunding bersama-sama apa yang harus diperbuat kepada bani Yisrael.
37. Para tua-tua Moab memutuskan dan mengambil salah seorang dari mereka, Balaq4 ben Zippor5 orang Moab, dan menjadikan dia raja atas mereka pada waktu itu. Balaq seorang yang sangat berhikmat.
38. Para tua-tua Moab bangkit dan mengirim pesan kepada bani Midyan untuk berdamai dengan mereka, karena peperangan besar dan permusuhan ada di antara Moab dan Midyan pada waktu itu, sejak zaman Hadad ben Bedad raja Edom, yang memukul Midyan di padang Moab, hingga hari itu.
39. Bani Moab mengirim pesan kepada bani Midyan, dan mereka mengadakan perdamaian dengan mereka. Para tuatua Midyan datang ke negeri Moab untuk mengadakan perdamaian mewakili bani Midyan.
1 Yarden: penurunan (Bil 22:1)
2 Chermon (Hermon): tempat kudus, atau kutuk, dikhususkan untuk dimusnahkan. Juga berarti puncak gunung (Ul 3:8)
3 Yericho (Yerikho): Bulan itu atau baunya yang harum (Bil 22:1)
4 Balaq: penghancur (Bil 22:2)
5 Zippor: burung pipit
40. Para tua-tua Moab berunding dengan tua-tua Midyan apa yang harus diperbuat, untuk menyelamatkan nyawa mereka dari Yisrael.
41. Dan seluruh bani Moab berkata kepada para tua-tua Midyan, "Maka sekarang bani Yisrael menjilat semua yang ada di sekitar kita, seperti lembu menjilati rumput di padang, karena beginilah mereka perbuat kepada dua raja orang Amori yang lebih kuat daripada kita."
42. Dan para tua-tua Midyan berkata kepada Moab, "Kami telah mendengar bahwa pada waktu Sihon raja orang Amori berperang melawan engkau, ketika dia mengalahkan engkau dan merebut negerimu, dia telah memanggil Beor ben Yaneas dan Bileam putranya dari Aram Naharayim, dan mereka datang dan mengutuk engkau. Karena itulah tangan Sihon menang atas kamu, sehingga dia merebut negerimu.
43. Maka sekarang, panggillah juga Bileam putranya, karena dia masih tinggal di negerinya. Dan berikanlah kepadanya upahnya, supaya dia datang dan mengutuk semua orangorang yang engkau takuti." Maka para tua-tua Moab mendengar hal ini, dan itu menyukakan mereka untuk memanggil Bileam1 ben Beor2 .
44. Maka Balaq ben Zippor raja Moab mengirim para utusan kepada Bileam, katanya,
45. "Lihatlah, ada orang-orang yang keluar dari Mesir. Lihatlah, mereka menutupi muka bumi, dan mereka tinggal di hadapanku.
46. Maka sekarang datanglah dan kutuklah orang-orang ini bagiku, karena mereka terlalu perkasa bagiku. Barangkali aku dapat menang untuk berperang melawan mereka, dan mengusir mereka, karena aku mendengar bahwa dia yang engkau berkati akan diberkati, dan dia yang engkau kutuk akan terkutuk."
47. Maka para utusan Balaq pergi kepada Bileam dan membawa Bileam untuk mengutuk orang-orang yang berperang melawan Moab.
48. Bileam datang kepada Balaq untuk mengutuk Yisrael, namun Yahweh berfirman kepada Bileam, "Jangan kutuk orang-orang ini, karena mereka itu diberkati."
49. Balaq mendesak Bileam hari demi hari untuk mengutuk Yisrael, tapi Bileam tidak mendengarkan Balaq karena firman Yahweh yang telah Dia firmankan kepada Bileam.
50. Dan ketika Balaq melihat bahwa Bileam tidak mau menyetujui keinginannya, dia bangkit dan pulang. Dan Bileam juga kembali ke negerinya dan dia pergi dari sana ke Midyan.
1 Bileam: bukan dari orang-orang ini (Israel), atau orang asing (Bil 22:5)
2 Beor: terbakar
51. Bani Yisrael berjalan dari lembah Moab, dan memasang kemahnya di dekat Yarden mulai dari Beth-hayeshimoth1 hingga ke Abel-hashittim2 , di ujung lembah Moab.
52. Ketika bani Yisrael tinggal di lembah Shittim3 , mereka mulai melakukan pelacuran dengan anak-anak perempuan Moab.
53. Bani Yisrael mendekati Moab, dan bani Moab memasang kemahnya berseberangan dengan perkemahan bani Yisrael.
54. Bani Moab takut kepada bani Yisrael. Maka bani Moab mengambil seluruh putri-putri mereka dan istri-istri mereka yang cantik dan berpenampilan elok, dan mendandani mereka dengan emas dan perak dan pakaian yang mahal-mahal.
55. Bani Moab mendudukkan perempuan-perempuan itu di pintu kemah-kemah mereka, supaya bani Yisrael dapat melihatnya dan berpaling kepada mereka, dan tidak berperang melawan Moab.
56. Seluruh bani Moab melakukan hal ini kepada bani Yisrael. Dan setiap orang menaruh istrinya dan putrinya di pintu kemahnya. Maka seluruh bani Yisrael melihat perbuatan bani Moab, dan bani Yisrael berpaling kepada putri-putri Moab dan mengingini mereka, dan mereka menghampirinya.
57. Dan terjadilah ketika seorang Ibhri datang ke pintu kemah Moab, dan melihat seorang anak perempuan Moab dan mengingini dia dalam hatinya, dan berbicara dengannya di pintu kemah yang dia inginkan, sementara mereka berbincangbincang, maka orang laki-laki pemilik kemah itu akan keluar dan mengatakan kepada orang Ibhri kata-kata ini,
58. "Sesungguhnya engkau tahu bahwa kita adalah saudara, kami semua adalah keturunan Lot dan keturunan Abraham saudaranya. Lalu mengapakah engkau tidak tinggal bersama kami, dan mengapakah engkau tidak mau memakan roti kami dan korban kami?"
59. Dan ketika bani Moab telah membujuk dia dengan katakata mereka, dan memikatnya dengan kata-kata pujian, mereka pun mendudukkan dia di kemah dan memasak dan berkorban baginya. Maka dia memakan korban mereka dan roti mereka.
60. Mereka memberinya anggur dan dia minum dan menjadi mabuk. Mereka menempatkan di hadapannya gadis yang cantik, dan dia berbuat kepadanya seperti yang dia sukai, karena dia tidak tahu apa yang sedang dia perbuat, karena dia telah minum banyak anggur.
61. Demikianlah diperbuat bani Moab kepada Yisrael di tempat itu, di lembah Shittim. Maka amarah Yahweh menyala-nyala terhadap Yisrael karena hal ini, dan Dia mengirim wabah ke antara mereka, dan di sana mati dari orang Yisrael dua puluh empat ribu orang.
1 Beth-hayeshimoth: rumah ketandusan (Bil 33:49)
2 Abel-hashittim: padang rumput akasia
3 Shittim: akasia (Bil 25:1)
62. Di sana ada seorang laki-laki dari anak-anak Shimeon yang bernama Zimri1 ben Salu2 , yang berhubungan dengan orang Midyan, Kozbi3 bath Zur4 , raja Midyan, di depan mata seluruh bani Yisrael.
63. Maka imam Pinechas5 ben Elazar ben Aharon, melihat hal yang jahat ini yang diperbuat Zimri. Dia mengambil tombak dan bangkit dan mengejar mereka, dan menikam keduanya dan membunuh mereka. Maka wabah itu berhenti dari bani Yisrael.
1 Zimri: musikku (Bil 25:14)
2 Salu: ditimbang
3 Kozbi: kebohonganku (Bil 25:15)
4 Zur: batu (karang)
5 Pinechas (Pinehas): mulut tembaga (Bil 25:7)
Kitab Yashar Pasal 84
Pasal 84
Pemberontakan Qorach ben Yitshar ben Qehath ben Levi.
Bumi menelan para pemberontak.
Ben Yisrael dilarang
berperang melawan ben Esau dan ben Moab. Orang Moab
melarang Yisrael melintasi negeri mereka.
1. Pada waktu itu Qorach1
ben Yitshar2
ben Qehath ben Levi,
membawa banyak orang dari bani Yisrael, dan mereka bangkit
dan bertengkar dengan Mosheh dan Aharon dan seluruh
umat.
2. Dan Yahweh marah kepada mereka, sehingga bumi
membuka mulutnya, dan menelan mereka, bersama rumahrumah
mereka dan semua milik kepunyaan mereka, dan
semua orang-orang yang bersama Qorach.
3. Sesudah ini Elohim membuat orang-orang memutar melalu
jalan ke Gunung Seir untuk waktu yang lama.
4. Pada waktu itu Yahweh berfirman kepada Mosheh, "Jangan
memancing peperangan terhadap bani Esau, karena Aku tidak
akan memberikan kepadamu apa pun milik kepunyaan
mereka, bahkan setapak kaki pun tidak, karena Aku telah
memberikan Gunung Seir sebagai warisan kepada Esau.
5. Karena itu bani Esau berperang melawan bani Seir pada
waktu lampau, dan Yahweh menyerahkan bani Seir ke dalam
tangan bani Esau, dan menghancurkannya dari hadapan
mereka. Bani Esau berdiam menggantikan mereka sampai hari
ini.
6. Karena itu Yahweh berfirman kepada bani Yisrael, "Jangan
berperang melawan bani Esau saudaramu, karena negeri
mereka bukan kepunyaanmu. Tapi engkau boleh membeli
makanan dari mereka dengan uang dan memakannya, dan
engkau boleh membeli air dari mereka dengan uang dan
meminumnya."
7. Dan bani Yisrael berbuat sesuai firman Yahweh.
8. Bani Yisrael pergi ke sekitar padang belantara, bergerak
memutari Gunung Sinai untuk waktu yang lama, dan tidak
menjamah bani Esau. Mereka terus berada di daerah itu
selama sembilan belas tahun.
1 Qorach: botak (Bil 16:1)
2
Yitshar: minyak yang bersinar
9. Pada waktu itu matilah Latinus raja bani Kittim, dalam tahun
keempat puluh lima masa pemerintahannya, yaitu tahun
keempat belas setelah bani Yisrael pergi dari Mesir.
10. Mereka menguburkannya di tempatnya yang telah dia
bangun bagi dirinya sendiri di negeri Kittim. Dan Abimnas
memerintah menggantikannya selama tiga puluh delapan
tahun.
11. Bani Yisrael melintasi perbatasan bani Esau pada waktu itu,
pada akhir tahun kesembilan belas, dan mereka tiba dan
melintasi jalan menuju padang gurun Moab.
12. Yahweh berfirman kepada Mosheh, "Jangan mengepung
Moab, dan jangan berperang melawan mereka, karena Aku
tidak akan memberikan apa-apa dari negeri mereka."
13. Dan bani Yisrael melintasi jalan di padang gurun Moab
selama sembilan belas tahun, dan mereka tidak berperang
melawannya.
14. Dalam tahun ketiga puluh enam setelah bani Yisrael
berangkat dari Mesir, Yahweh menggerakkan hati Sihon1
, raja
orang Amori2
, dan dia maju berperang, dan pergi untuk
berperang melawan bani Moab.
15. Sihon mengirim utusan kepada Beor3
ben Yaneas ben
Bileam, penasihat raja Mesir, dan kepada Bileam4
putranya,
untuk mengutuk Moab, supaya dapat diserahkan ke dalam
tangan Sihon.
16. Para utusan itu pergi dan membawa Beor ben Yaneas, dan
Bileam putranya, dari Pethor di Aram Naharayim5
. Maka Beor
dan Bileam putranya datang ke kota Sihon dan mereka
mengutuk Moab dan rajanya di hadapan Sihon raja orang
Amori.
17. Maka Sihon pergi bersama seluruh tentaranya, dan mereka
pergi ke Moab dan berperang melawan mereka, dan dia
menaklukkan mereka. Yahweh menyerahkan mereka ke dalam
tangannya, dan Sihon membunuh raja Moab.
18. Sihon merampas seluruh kota-kota Moab dalam
peperangan itu. Dia juga merebut Cheshbon6
dari mereka,
karena Cheshbon juga salah satu kota-kota Moab. Sihon
menempatkan para pemimpin dan para bangsawannya di
Cheshbon, dan Cheshbon menjadi milik Sihon pada waktu itu.
1
Sihon: pejuang (Bil 21:21)
2
Amori: yang tinggal di puncak pegunungan atau dataran tinggi, pendaki
gunung. Emori: pemantera
3
Beor: terbakar (Bil 22:5)
4
Bileam: bukan dari orang-orang ini (Israel), atau orang asing (Bil 22:5)
5
Aram Naharayim: Mesopotamia: Aram dari dua sungai
6
Chesbon (Heshbon): kubu, benteng (Bil 21:26)
19. Karena itu para penyair, Beor dan Bileam putranya
mengucapkan kata-kata ini, katanya, "Datanglah ke
Cheshbon1
, kota Sihon akan dibangun dan dikokohkan.
20. Celakalah engkau Moab! Engkau telah kalah, ya orangorang
Kemosh2
!" Lihatlah, itu tertulis di Kitab Hukum Elohim.
21. Dan ketika Sihon telah menaklukkan Moab, dia
menempatkan para penjaga di kota-kota yang telah dia rebut
dari Moab. Sejumlah besar bani Moab jatuh dalam
peperangan ke tangan Sihon. Dia menawan banyak orang dari
mereka, anak-anak lelaki dan anak-anak perempuan, dan dia
membunuh raja mereka. Maka Sihon berbalik dan kembali ke
negerinya.
22. Sihon memberikan banyak persembahan perak dan emas
kepada Beor dan Bileam putranya. Dan dia melepas mereka
pergi. Mereka pergi ke Aram Naharayim3
ke rumah dan
negerinya.
23. Pada waktu itu seluruh bani Yisrael melintas dari jalan di
padang gurun Moab, dan kembali dan mengelilingi padang
gurun Edom.
24. Jadi seluruh jemaah datang ke padang gurun Zin4
dalam
bulan pertama pada tahun keempat puluh sejak mereka pergi
dari Mesir. Bani Yisrael tinggal di sana di Qadesh5
, di padang
gurun Zin. Miryam mati di sana dan dia dikuburkan di sana.
25. Pada waktu itu Mosheh mengirim para utusan kepada
Hadar raja Edom, katanya, "Beginilah perkataan saudaramu
Yisrael, 'Biarkanlah kami melintas, aku mohon, melalui
negerimu. Kami tidak akan melintasi ladang ataupun kebun
anggur, kami tidak akan minum air dari sumur. Kami akan
berjalan di jalanan raja.'"
26. Dan Edom berkata kepadanya, "Engkau tidak boleh
berjalan melintasi negeriku." Edom pergi untuk menghadapi
bani Yisrael dengan orang-orang perkasa.
27. Bani Esau menolak untuk membiarkan bani Yisrael
melintasi negeri mereka, maka orang Yisrael menyingkir dari
mereka dan tidak berperang melawan mereka.
28. Karena sebelumnya Yahweh telah memerintahkan bani
Yisrael, firman-Nya, "Engkau tidak boleh berperang melawan
bani Esau." Karena itu orang Yisrael menyingkir dari mereka
dan tidak berperang melawan mereka.
29. Bani Yisrael berangkat dari Qadesh, dan seluruh umat
sampai ke Gunung Hor6
.
1
Chesbon (Heshbon): kubu, benteng (Bil 21:26)
2
Kemosh: penakluk (Bil 21:29)
3
Aram Naharayim (Mesopotamia): Aram dari dua sungai
4
Zin: datar (Bil 20:1)
5 Qadesh: kudus
6 Hor: pegunungan (Bil 20:23)
30. Pada waktu itu Yahweh berfirman kepada Mosheh,
"Katakan kepada saudaramu Aharon bahwa dia akan mati di
sana, karena dia tidak akan masuk ke negeri yang Aku berikan
kepada bani Yisrael."
31. Dan Aharon mendaki ke atas, sesuai perintah Yahweh, ke
Gunung Hor, dalam tahun keempat puluh, dalam bulan kelima,
pada hari pertama dalam bulan itu.
32. Aharon berumur seratus dua puluh tiga tahun ketika dia
mati di Gunung Hor.
Kitab Yashar Pasal 86
Pasal 86
Generasi baru Yisrael dihitung. Orang Midyan (Midian)
dihancurkan.
1. Pada waktu itu sesudah wabah, Yahweh berfirman kepada
Mosheh, dan kepada imam Elazar6
ben Aharon, firman-Nya,
2. "Hitunglah jumlah seluruh bani Yisrael, mulai yang berumur
dua puluh tahun ke atas, semua yang dapat pergi dalam
pasukan."
3. Mosheh dan Elazar menghitung bani Yisrael menurut kaum
keluarga mereka. Dan jumlah seluruh Yisrael ada tujuh ratus
ribu tujuh ratus tiga puluh.
4. Jumlah anak-anak Levi, mulai yang berusia satu bulan ke
atas, ada dua puluh tiga ribu. Dan di antara semuanya ini tidak
ada seorang pun yang pernah dihitung Mosheh dan Aharon di
padang gurun Sinai.
5. Karena Yahweh telah berkata bahwa mereka akan mati di
padang belantara, jadi mereka semuanya telah mati. Dan tidak
ada satu pun yang tersisa kecuali Kaleb ben Yephunneh, dan
Yehoshua ben Nun.
6. Dan sesudah waktu itulah Yahweh berfirman kepada
Mosheh, "Katakan kepada bani Yisrael untuk membalaskan
kepada Midyan atas saudara-saudara mereka bani Yisrael."
7. Dan Mosheh melakukannya. Bani Yisrael memilih dari
antara mereka dua belas ribu orang, seribu orang dari setiap
suku, dan mereka pergi ke Midyan.
8. Dan bani Yisrael berperang melawan Midyan, dan mereka
membunuh setiap laki-laki, juga lima pemimpin Midyan, dan
Bileam ben Beor juga mereka bunuh dengan pedang.
6
Elazar: Elohim telah menolong (Bil 26:3)
9. Bani Yisrael mengambil istri-istri orang Midyan sebagai
tawanan, bersama anak-anak mereka dan ternak mereka, dan
semua milik kepunyaan mereka.
10. Mereka mengambil seluruh jarahan dan seluruh rampasan,
dan mereka membawanya kepada Mosheh dan Elazar di
lembah Moab.
11. Mosheh dan Elazar dan seluruh pemimpin umat pergi
menyongsong mereka dengan sukacita.
12. Mereka membagi-bagikan seluruh jarahan Midyan. Bani
Yisrael telah membalaskan kepada Midyan atas saudarasaudara
mereka bani Yisrael.
Kitab Yashar Pasal 87
Pasal 87
Mosheh menunjuk Yehoshua ben Nun sebagai penggantinya.
Kematian Mosheh.
1. Pada waktu itu Yahweh berfirman kepada Mosheh,
"Lihatlah, waktumu telah mendekati akhir. Ambillah sekarang
Yehoshua ben Nun hambamu, dan tempatkanlah dia di
tabernakel. Dan Aku akan memerintahkan kepadanya." Maka
Mosheh melakukannya.
2. Yahweh menampakkan diri di tabernakel dalam tiang awan.
Dan tiang awan berdiri di pintu masuk tabernakel.
3. Yahweh memerintahkan Yehoshua ben Nun dan berfirman
kepadanya, "Jadilah kuat dan berani, karena engkau harus
membawa bani Yisrael ke negeri yang Aku telah bersumpah
memberikannya kepada mereka, dan Aku akan menyertai
engkau."
4. Mosheh berkata kepada Yehoshua, "Jadilah kuat dan berani,
karena engkau akan membuat bani Yisrael mewarisi negeri ini.
Dan Yahweh akan menyertai engkau. Dia tidak akan
meninggalkan engkau ataupun membiarkan engkau, janganlah
takut dan kecil hati."
5. Mosheh memanggil seluruh bani Yisrael dan berkata kepada
mereka, "Engkau telah melihat semua kebaikan yang telah
Yahweh Elohimmu perbuat bagimu di padang belantara.
6. Maka sekarang, peliharalah seluruh kata-kata hukum ini,
dan berjalanlah di jalan Yahweh Elohimmu. Jangan berpaling
dari jalan yang Yahweh telah perintahkan kepadamu, baik ke
kanan atau ke kiri."
7. Mosheh mengajar bani Yisrael ketetapan-ketetapan dan
perintah-perintah dan hukum-hukum untuk dilakukan di
negeri seperti Yahweh telah perintahkan kepadanya.
8. Dan dia mengajar mereka jalan Yahweh dan hukum-hukumNya.
Lihatlah, itu tertulis di dalam Kitab Hukum Elohim yang
Dia berikan kepada bani Yisrael melalui tangan Mosheh.
9. Mosheh telah selesai memerintahkan kepada bani Yisrael.
Dan Yahweh berfirman kepadanya, "Naiklah ke Gunung
Abarim dan engkau akan mati di sana, dan akan dikumpulkan
kepada leluhurmu seperti Aharon saudaramu juga
dikumpulkan."
10. Mosheh naik ke atas seperti yang Yahweh perintahkan
kepadanya. Dia mati di sana di tanah Moab oleh perintah
Yahweh, dalam tahun keempat puluh sejak orang Yisrael pergi
dari tanah Mesir.
11. Bani Yisrael menangisi Mosheh di lembah Moab selama
tiga puluh hari. Dan hari-hari ratapan dan perkabungan
Mosheh telah genap.
Selasa, 14 Februari 2017
Kitab Yashar Pasal 88
Pasal 88
Yehoshua memimpin Yisrael. Melintasi sungai Yarden.
Yericho direbut dan dimusnahkan setelah tujuh hari
dikelilingi orang Yisrael. Pengkhianatan Akan dan
penghukumannya. Orang Gibeon mengadakan perjanjian
dengan Yisrael melalui tipu muslihat. Lima raja Kanaan
bangkit melawan Yisrael dan dihancurkan. Matahari dan
bulan berhenti bergerak oleh perintah Yehoshua.
1. Setelah kematian Mosheh, Yahweh berfirman kepada
Yehoshua ben Nun, firman-Nya,
2. "Bangkit dan seberangilah Yarden1
ke negeri yang telah Aku
berikan kepada bani Yisrael. Engkau harus membuat bani
Yisrael mewarisi negeri ini.
3. Setiap tempat yang diinjak telapak kakimu akan menjadi
milikmu, mulai dari padang gurun Lebanon2
hingga ke sungai
besar sungai Perath3
akan menjadi perbatasanmu.
4. Tidak ada orang yang dapat berdiri melawan engkau
sepanjang umur hidupmu. Sama seperti Aku menyertai
Mosheh, demikian Aku akan menyertai engkau, hanya jadilah
kuat dan teguhkanlah hatimu untuk melakukan seluruh hukum
yang Mosheh perintahkan kepadamu. Jangan berpaling dari
jalan baik ke kanan atau ke kiri, supaya engkau berhasil dalam
segala yang engkau lakukan."
5. Yehoshua memerintahkan para perwira Yisrael, katanya,
"Jalanilah seluruh perkemahan dan perintahkanlah orangorang,
katakan, 'Persiapkan bagi dirimu perbekalan, karena
dalam tiga hari lagi engkau akan menyeberangi Yarden untuk
menduduki negeri itu."
6. Dan para perwira bani Yisrael melakukannya. Mereka
memerintahkan orang-orang dan mereka melakukan semua
yang Yehoshua perintahkan.
1
Yarden (Yordan): turun (Yos 1:2)
2
Lebanon: putih (Yos 1:4)
3
Perath (Efrat): berbuah lebat
7. Yehoshua mengirim dua orang untuk memata-matai negeri
Yericho. Orang-orang itu pergi dan memata-matai Yericho.
8. Pada akhir tujuh hari mereka datang kepada Yehoshua di
perkemahan dan berkata kepadanya, "Yahweh telah
menyerahkan seluruh negeri itu ke dalam tangan kita.
Penduduk di sana hatinya telah meleleh ketakutan karena
kita."
9. Dan terjadilah sesudah itu, Yehoshua bangun pada pagi
harinya dan seluruh Yisrael bersamanya. Mereka berjalan dari
Shittim, dan Yehoshua beserta seluruh Yisrael bersamanya
menyeberangi Yarden. Yehoshua berumur delapan puluh dua
tahun ketika dia menyeberangi Yarden bersama Yisrael.
10. Orang-orang pergi dari Yarden pada hari kesepuluh dalam
bulan pertama. Mereka berkemah di Gilgal1
di sebelah sisi
timur Yericho.
11. Bani Yisrael menjalankan Paskah di Gilgal, di lembah
Yericho, pada hari keempat belas dalam bulan itu, seperti yang
tertulis di dalam hukum Mosheh.
12. Dan manna berhenti turun pada waktu itu pada pagi hari
Paskah, dan tidak ada lagi manna untuk bani Yisrael. Mereka
memakan hasil tanah Kanaan.
13. Yericho sepenuhnya tertutup terhadap bani Yisrael. Tidak
ada orang yang keluar atau masuk.
14. Dan dalam bulan kedua, pada hari pertama bulan itu,
Yahweh berfirman kepada Yehoshua, "Bangkit, lihatlah, Aku
telah berikan Yericho ke dalam tanganmu bersama seluruh
orang-orangnya. Seluruh prajurit perangmu harus bergerak
mengelilingi kota, satu kali setiap hari, demikian harus kamu
perbuat selama enam hari.
15. Dan para imam harus meniup sangkakala-sangkakala. Dan
ketika engkau mendengar suara sangkakala, seluruh umat
harus berteriak nyaring, supaya tembok-tembok kota runtuh.
Setiap orang harus naik ke atas, setiap orang melawan
musuhnya."
16. Dan Yehoshua melakukan seperti semua yang Yahweh
perintahkan kepadanya.
17. Pada hari ketujuh mereka pergi mengelilingi kota tujuh
kali. Dan para imam meniup sangkakala-sangkakala.
18. Dan pada putaran ketujuh, Yehoshua berkata kepada
orang-orang, "Berteriaklah, karena Yahweh telah
menyerahkan seluruh kota ke dalam tangan kita.
19. Hanya kota dan segala sesuatu yang ada di dalamnya
terkutuk bagi Yahweh. Jagalah dirimu terhadap barang yang
terkutuk, supaya jangan engkau menjadikan perkemahan
Yisrael terkutuk dan mencelakainya.
1 Gilgal: roda, berputar (Yos 4:19)
20. Tapi semua perak dan emas dan tembaga dan besi harus
dikuduskan bagi Yahweh. Itu harus masuk ke perbendaharaan
Yahweh."
21. Dan orang-orang meniup sangkakala-sangkakala dan
membuat teriakan yang nyaring. Maka tembok-tembok
Yericho runtuh, dan semua orang naik ke atas, setiap orang
berlari lurus ke depan, dan mereka merebut kota dan
memusnahkan sama sekali semua yang ada di dalamnya, baik
laki-laki maupun perempuan, muda dan tua, lembu dan
domba dan keledai, dengan mata pedang.
22. Mereka membakar seluruh kota dengan api. Hanya cawancawan
perak dan emas, dan tembaga dan besi, mereka
masukkan ke perbendaharaan Yahweh.
23. Dan Yehoshua bersumpah pada waktu itu, katanya,
"Terkutuklah orang yang membangun Yericho. Dia harus
meletakkan dasarnya dengan anak sulungnya, dan dengan
anak bungsunya dia akan memasang pintu-pintu gerbangnya."
24. Akan1
ben Karmi2
ben Zabdi3
ben Zerach
4
ben Yehudah,
melakukan pengkhianatan mengenai barang terkutuk. Dia
mengambil barang terkutuk dan menyembunyikannya dalam
kemah. Dan amarah Yahweh menyala-nyala terhadap Yisrael.
25. Setelah itu ketika bani Yisrael telah kembali setelah
membakar Yericho, Yehoshua mengirim orang untuk mematamatai
juga Ay
5
, dan untuk berperang melawannya.
26. Orang-orang itu pergi dan memata-matai Ay, dan mereka
kembali dan berkata, "Janganlah semua orang pergi
bersamamu ke Ay, hanya biarkan kira-kira tiga ribu orang saja
yang pergi dan memukul kota, karena orang-orang di sana
hanya sedikit."
27. Dan Yehoshua melakukannya, dan pergi ke sana
bersamanya bani Yisrael kira-kira tiga ribu orang, dan mereka
berperang melawan orang-orang Ay.
28. Peperangan itu berat terhadap Yisrael. Orang-orang Ay
memukul tiga puluh enam orang dari Yisrael, dan bani Yisrael
melarikan diri dari hadapan orang-orang Ay.
29. Ketika Yehoshua melihat hal ini, dia mengoyakkan
pakaiannya dan tersungkur dengan mukanya ke tanah di
hadapan Yahweh, dia, bersama para tua-tua Yisrael, dan
mereka menghamburkan debu ke atas kepala mereka.
30. Yehoshua berkata, "Mengapa ya Yahweh, Engkau
membawa orang-orang ini menyeberangi Yarden? Apa yang harus aku katakan setelah orang Yisrael berbalik badan terhadap musuh-musuh mereka?
1
Akan (Akhan): pembuat masalah (Yos 7:1)
2
Karmi: kebun anggurku
3
Zabdi: pemberianku
4
Zerach: terbit
5
Ay (Ai): tumpukan puing-puing (Yos 7:2)
31. Maka sekarang seluruh orang Kanaan, penduduk negeri ini,
akan mendengar hal ini, dan mengepung kami dan
melenyapkan nama kami."
32. Dan Yahweh berfirman kepada Yehoshua, "Mengapa
engkau tersungkur dengan wajahmu? Bangkit, pergilah, karena
orang Yisrael telah berdosa, dan mengambil barang terkutuk.
Aku tidak akan lagi bersama mereka kecuali mereka
menghancurkan barang terkutuk dari antara mereka."
33. Maka Yehoshua bangkit dan mengumpulkan orang-orang.
Dan membawa Urim oleh perintah Yahweh, dan suku Yehudah
yang kedapatan, dan Akan ben Karmi yang kedapatan.
34. Yehoshua berkata kepada Akan, "Katakan kepadaku
anakku, apakah yang telah engkau perbuat." Dan Akan
berkata, "Aku melihat di antara jarahan pakaian yang indah
dari Shinar dan dua ratus sheqel perak, dan pasak emas
seberat lima puluh sheqel. Aku mengingininya dan
mengambilnya, dan lihatlah, itu semuanya tersembunyi dalam
tanah di tengah kemah."
35. Yehoshua mengirim orang-orang yang pergi dan
mengambilnya dari kemah Akan. Mereka membawanya
kepada Yehoshua.
36. Yehoshua mengambil Akan dan perabotan ini, dan anakanak
lelakinya dan anak-anak perempuannya dan semua milik
kepunyaannya. Mereka membawanya ke lembah Akor.
37. Yehoshua membakar mereka di sana dengan api, dan
seluruh orang Yisrael merajam Akan dengan batu. Mereka
membuat di atasnya tumpukan batu. Karena itu dia menyebut
nama tempat itu lembah Akor1
. Maka amarah Yahweh
diredakan. Dan Yehoshua selanjutnya mendatangi kota itu dan
berperang melawannya.
38. Yahweh berfirman kepada Yehoshua, "Jangan takut, juga
janganlah engkau tawar hati. Lihatlah, Aku telah memberikan
ke dalam tanganmu Ay, rajanya dan orang-orangnya. Dan
engkau harus melakukan kepada mereka seperti yang engkau
perbuat kepada Yericho dan rajanya. Hanya jarahan di sana
dan ternaknya harus engkau ambil sebagai rampasan bagimu.
Lakukan penyergapan terhadap kota itu dari belakang."
39. Maka Yehoshua melakukan seperti firman Yahweh. Dia
memilih dari antara pasukan perangnya tiga puluh ribu orang
yang gagah berani, dan dia mengirim mereka. Mereka
bersembunyi untuk menyergap kota itu.
40. Dia memerintahkan mereka, katanya, "Jika engkau melihat
kami lari dari hadapan mereka dengan tipu daya, dan mereka mengejar kami, maka engkau harus bangkit dari penyergapan dan merebut kota." Dan mereka melakukannya.
1
Akor (Akhor): masalah, gangguan (Yos 7:26)
41. Yehoshua berperang, dan orang-orang kota itu keluar
mendatangi Yisrael, tidak mengetahui bahwa ada yang
bersembunyi untuk menyergap mereka dari belakang kota.
42. Yehoshua dan seluruh orang Yisrael berpura-pura
kelelahan di hadapan mereka, dan mereka lari ke arah padang
belantara dengan tipu daya.
43. Dan orang-orang Ay mengumpulkan semua orang-orang
yang ada di dalam kota untuk mengejar orang Yisrael. Mereka
keluar dan terhalau dari kota, tidak satu pun yang tertinggal.
Mereka meninggalkan kota terbuka dan mengejar orang
Yisrael.
44. Dan mereka yang bersembunyi untuk menyergap bangkit
dari tempat mereka, dan bergegas datang ke kota dan
merebutnya dan membakarnya dengan api. Orang-orang Ay
menoleh ke belakang, dan lihatlah, asap dari kota itu naik ke
langit, dan mereka tidak bisa mundur, baik ke depan maupun
ke belakang.
45. Seluruh orang-orang Ay ada di tengah-tengah Yisrael,
sebagian di sebelah sini dan sebagian di sebelah sana. Mereka
memukulnya sehingga tidak satu pun dari mereka yang tersisa.
46. Bani Yisrael menangkap Melosh raja Ay hidup-hidup.
Mereka membawanya kepada Yehoshua, dan Yehoshua
menggantungnya di pohon dan dia mati.
47. Bani Yisrael kembali ke kota setelah membakarnya, dan
mereka memukul semua yang ada di dalamnya dengan mata
pedang.
48. Jumlah mereka yang gugur dari orang-orang Ay, baik lakilaki
maupun perempuan, ada dua belas ribu. Hanya ternak dan
jarahan dari kota mereka ambil bagi diri mereka sendiri,
menurut firman Yahweh kepada Yehoshua.
49. Dan seluruh raja-raja di sisi Yarden, seluruh raja-raja
Kanaan, mendengar malapetaka yang diperbuat bani Yisrael
kepada Yericho dan Ay. Mereka berkumpul bersama-sama
untuk berperang melawan Israel.
50. Hanya penduduk Gibon1
yang sangat gentar untuk
berperang melawan orang Yisrael, kalau-kalau mereka binasa,
maka mereka bertindak dengan cerdik, dan mereka datang
kepada Yehoshua dan seluruh Yisrael, dan berkata kepada
mereka, "Kami telah datang dari negeri yang jauh, maka
sekarang buatlah perjanjian dengan kami."
51. Dan penduduk Gibon memperdayakan bani Yisrael, dan
bani Yisrael membuat perjanjian dengan mereka. Mereka
mengadakan perdamaian dengannya, dan para pemimpin umat bersumpah kepada mereka, namun kemudian bani Yisrael mengetahui bahwa mereka adalah tetangganya dan tinggal di antara mereka.
1 Gibon (Gibeon): kota perbukitan (Yos 9:3)
52. Namun bani Yisrael tidak membunuh mereka, karena
mereka telah bersumpah kepadanya demi Yahweh. Dan
mereka menjadi pembelah kayu dan penimba air.
53. Yehoshua berkata kepada mereka, "Mengapa engkau
menipu aku, dengan melakukan hal ini kepada kami?" Dan
mereka menjawab dia, katanya, "Karena telah dikatakan
kepada hamba-hambamu segala yang telah engkau perbuat
kepada semua raja-raja orang Amori, dan kami sangat
ketakutan akan nyawa kami, maka kami melakukan hal ini."
54. Dan Yehoshua menetapkan mereka pada hari itu untuk
menjadi pembelah kayu dan penimba air. Dia membagi-bagi
mereka sebagai budak-budak bagi seluruh suku-suku Yisrael.
55. Ketika Adonizedeq
1
raja Yerushalaim mendengar segala
yang telah bani Yisrael perbuat kepada Yericho dan kepada Ay,
dia memanggil Hoham2
raja Hebron3
dan Piram4
raja
Yarmuth5
, dan Yaphia6
raja Lakish7
dan Debir
8
raja Eglon9
,
katanya,
56. "Datanglah kepadaku dan tolonglah aku, supaya kita dapat
memukul bani Yisrael dan penduduk Gibon yang telah
mengadakan perdamaian dengan bani Yisrael."
57. Dan mereka berkumpul bersama-sama dan lima raja-raja
orang Amori pergi dengan seluruh pasukan mereka, sejumah
besar orang perkasa seperti pasir di tepi laut.
58. Seluruh raja-raja ini datang dan berkemah di hadapan
Gibon. Mereka mulai berperang melawan penduduk Gibon,
dan seluruh orang Gibon mengirim pesan kepada Yehoshua,
katanya, "Datanglah segera kepada kami dan tolonglah kami,
karena seluruh raja-raja orang Amori telah berkumpul
bersama untuk berperang melawan kami."
59. Yehoshua dan seluruh pasukan perangnya pergi dari Gilgal.
Yehoshua datang dengan tiba-tiba kepada mereka, dan
memukul lima raja-raja ini dengan pembantaian hebat.
1
Adonizedeq (Adonizedek): tuanku adalah kebenaran. Sinonim dengan
Malkizedeq (Melkisedek): rajaku adalah kebenaran. Gelar umum bagi raja-raja
Yebusi (Yerusalem) (Yos 10:3)
2 Hoham: yang dipaksa/didesak Yahweh
3
Chebron (Hebron): asosiasi, persekutuan
4
Piram: seperti keledai liar
5
Yarmuth: ketinggian, tinggi
6
Yaphia: bersinar
7
Lakish: tak terkalahkan
8 Debir: tempat kudus
9
Eglon: seperti anak lembu
60. Yahweh mengacaukan mereka di hadapan bani Yisrael, yang memukul mereka dengan pembantaian yang dahsyat di Gibon, dan mengejar mereka sepanjang jalan menuju ke Beth Horon1
hingga Maqqedah2
, dan mereka melarikan diri dari
hadapan bani Yisrael.
61. Dan sementara mereka melarikan diri, Yahweh mengirim
ke atas mereka hujan batu dari langit, dan lebih banyak dari
mereka yang mati oleh hujan batu, daripada yang dibantai
oleh bani Yisrael.
62. Bani Yisrael mengejar mereka, dan masih memukul mereka
di jalan, berjalan sambil memukul mereka.
63. Dan ketika mereka sedang memukul, hari telah menjelang
petang. Yehoshua berseru di depan mata seluruh umat,
"Matahari, tetaplah diam di atas Gibon, dan engkau bulan di
lembah Ayalon3
," hingga bangsa itu membalaskan dirinya atas
musuh-musuhnya.
64. Dan Yahweh mendengarkan seruan Yehoshua. Matahari
tetap diam di tengah-tengah angkasa, dan itu diam selama tiga
puluh enam jam4
, dan bulan juga diam berdiri dan berlambatlambat
turun sepanjang hari.
65. Tidak ada hari seperti itu, sebelum itu atau sesudahnya,
bahwa Yahweh mendengarkan seruan seorang manusia,
karena Yahweh berperang bagi Yisrael.
1 Beth Horon (Bet-Horon): rumah berongga, atau gua besar (Yos 10:10)
2 Maqqedah (Makeda): tempat para gembala
3 Ayalon: lembah rusa (Yos 10:12) 4 Jam: satuan waktu, momen
Langganan:
Postingan (Atom)