Pasal 84
Pemberontakan Qorach ben Yitshar ben Qehath ben Levi.
Bumi menelan para pemberontak.
Ben Yisrael dilarang
berperang melawan ben Esau dan ben Moab. Orang Moab
melarang Yisrael melintasi negeri mereka.
1. Pada waktu itu Qorach1
ben Yitshar2
ben Qehath ben Levi,
membawa banyak orang dari bani Yisrael, dan mereka bangkit
dan bertengkar dengan Mosheh dan Aharon dan seluruh
umat.
2. Dan Yahweh marah kepada mereka, sehingga bumi
membuka mulutnya, dan menelan mereka, bersama rumahrumah
mereka dan semua milik kepunyaan mereka, dan
semua orang-orang yang bersama Qorach.
3. Sesudah ini Elohim membuat orang-orang memutar melalu
jalan ke Gunung Seir untuk waktu yang lama.
4. Pada waktu itu Yahweh berfirman kepada Mosheh, "Jangan
memancing peperangan terhadap bani Esau, karena Aku tidak
akan memberikan kepadamu apa pun milik kepunyaan
mereka, bahkan setapak kaki pun tidak, karena Aku telah
memberikan Gunung Seir sebagai warisan kepada Esau.
5. Karena itu bani Esau berperang melawan bani Seir pada
waktu lampau, dan Yahweh menyerahkan bani Seir ke dalam
tangan bani Esau, dan menghancurkannya dari hadapan
mereka. Bani Esau berdiam menggantikan mereka sampai hari
ini.
6. Karena itu Yahweh berfirman kepada bani Yisrael, "Jangan
berperang melawan bani Esau saudaramu, karena negeri
mereka bukan kepunyaanmu. Tapi engkau boleh membeli
makanan dari mereka dengan uang dan memakannya, dan
engkau boleh membeli air dari mereka dengan uang dan
meminumnya."
7. Dan bani Yisrael berbuat sesuai firman Yahweh.
8. Bani Yisrael pergi ke sekitar padang belantara, bergerak
memutari Gunung Sinai untuk waktu yang lama, dan tidak
menjamah bani Esau. Mereka terus berada di daerah itu
selama sembilan belas tahun.
1 Qorach: botak (Bil 16:1)
2
Yitshar: minyak yang bersinar
9. Pada waktu itu matilah Latinus raja bani Kittim, dalam tahun
keempat puluh lima masa pemerintahannya, yaitu tahun
keempat belas setelah bani Yisrael pergi dari Mesir.
10. Mereka menguburkannya di tempatnya yang telah dia
bangun bagi dirinya sendiri di negeri Kittim. Dan Abimnas
memerintah menggantikannya selama tiga puluh delapan
tahun.
11. Bani Yisrael melintasi perbatasan bani Esau pada waktu itu,
pada akhir tahun kesembilan belas, dan mereka tiba dan
melintasi jalan menuju padang gurun Moab.
12. Yahweh berfirman kepada Mosheh, "Jangan mengepung
Moab, dan jangan berperang melawan mereka, karena Aku
tidak akan memberikan apa-apa dari negeri mereka."
13. Dan bani Yisrael melintasi jalan di padang gurun Moab
selama sembilan belas tahun, dan mereka tidak berperang
melawannya.
14. Dalam tahun ketiga puluh enam setelah bani Yisrael
berangkat dari Mesir, Yahweh menggerakkan hati Sihon1
, raja
orang Amori2
, dan dia maju berperang, dan pergi untuk
berperang melawan bani Moab.
15. Sihon mengirim utusan kepada Beor3
ben Yaneas ben
Bileam, penasihat raja Mesir, dan kepada Bileam4
putranya,
untuk mengutuk Moab, supaya dapat diserahkan ke dalam
tangan Sihon.
16. Para utusan itu pergi dan membawa Beor ben Yaneas, dan
Bileam putranya, dari Pethor di Aram Naharayim5
. Maka Beor
dan Bileam putranya datang ke kota Sihon dan mereka
mengutuk Moab dan rajanya di hadapan Sihon raja orang
Amori.
17. Maka Sihon pergi bersama seluruh tentaranya, dan mereka
pergi ke Moab dan berperang melawan mereka, dan dia
menaklukkan mereka. Yahweh menyerahkan mereka ke dalam
tangannya, dan Sihon membunuh raja Moab.
18. Sihon merampas seluruh kota-kota Moab dalam
peperangan itu. Dia juga merebut Cheshbon6
dari mereka,
karena Cheshbon juga salah satu kota-kota Moab. Sihon
menempatkan para pemimpin dan para bangsawannya di
Cheshbon, dan Cheshbon menjadi milik Sihon pada waktu itu.
1
Sihon: pejuang (Bil 21:21)
2
Amori: yang tinggal di puncak pegunungan atau dataran tinggi, pendaki
gunung. Emori: pemantera
3
Beor: terbakar (Bil 22:5)
4
Bileam: bukan dari orang-orang ini (Israel), atau orang asing (Bil 22:5)
5
Aram Naharayim: Mesopotamia: Aram dari dua sungai
6
Chesbon (Heshbon): kubu, benteng (Bil 21:26)
19. Karena itu para penyair, Beor dan Bileam putranya
mengucapkan kata-kata ini, katanya, "Datanglah ke
Cheshbon1
, kota Sihon akan dibangun dan dikokohkan.
20. Celakalah engkau Moab! Engkau telah kalah, ya orangorang
Kemosh2
!" Lihatlah, itu tertulis di Kitab Hukum Elohim.
21. Dan ketika Sihon telah menaklukkan Moab, dia
menempatkan para penjaga di kota-kota yang telah dia rebut
dari Moab. Sejumlah besar bani Moab jatuh dalam
peperangan ke tangan Sihon. Dia menawan banyak orang dari
mereka, anak-anak lelaki dan anak-anak perempuan, dan dia
membunuh raja mereka. Maka Sihon berbalik dan kembali ke
negerinya.
22. Sihon memberikan banyak persembahan perak dan emas
kepada Beor dan Bileam putranya. Dan dia melepas mereka
pergi. Mereka pergi ke Aram Naharayim3
ke rumah dan
negerinya.
23. Pada waktu itu seluruh bani Yisrael melintas dari jalan di
padang gurun Moab, dan kembali dan mengelilingi padang
gurun Edom.
24. Jadi seluruh jemaah datang ke padang gurun Zin4
dalam
bulan pertama pada tahun keempat puluh sejak mereka pergi
dari Mesir. Bani Yisrael tinggal di sana di Qadesh5
, di padang
gurun Zin. Miryam mati di sana dan dia dikuburkan di sana.
25. Pada waktu itu Mosheh mengirim para utusan kepada
Hadar raja Edom, katanya, "Beginilah perkataan saudaramu
Yisrael, 'Biarkanlah kami melintas, aku mohon, melalui
negerimu. Kami tidak akan melintasi ladang ataupun kebun
anggur, kami tidak akan minum air dari sumur. Kami akan
berjalan di jalanan raja.'"
26. Dan Edom berkata kepadanya, "Engkau tidak boleh
berjalan melintasi negeriku." Edom pergi untuk menghadapi
bani Yisrael dengan orang-orang perkasa.
27. Bani Esau menolak untuk membiarkan bani Yisrael
melintasi negeri mereka, maka orang Yisrael menyingkir dari
mereka dan tidak berperang melawan mereka.
28. Karena sebelumnya Yahweh telah memerintahkan bani
Yisrael, firman-Nya, "Engkau tidak boleh berperang melawan
bani Esau." Karena itu orang Yisrael menyingkir dari mereka
dan tidak berperang melawan mereka.
29. Bani Yisrael berangkat dari Qadesh, dan seluruh umat
sampai ke Gunung Hor6
.
1
Chesbon (Heshbon): kubu, benteng (Bil 21:26)
2
Kemosh: penakluk (Bil 21:29)
3
Aram Naharayim (Mesopotamia): Aram dari dua sungai
4
Zin: datar (Bil 20:1)
5 Qadesh: kudus
6 Hor: pegunungan (Bil 20:23)
30. Pada waktu itu Yahweh berfirman kepada Mosheh,
"Katakan kepada saudaramu Aharon bahwa dia akan mati di
sana, karena dia tidak akan masuk ke negeri yang Aku berikan
kepada bani Yisrael."
31. Dan Aharon mendaki ke atas, sesuai perintah Yahweh, ke
Gunung Hor, dalam tahun keempat puluh, dalam bulan kelima,
pada hari pertama dalam bulan itu.
32. Aharon berumur seratus dua puluh tiga tahun ketika dia
mati di Gunung Hor.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar